Ilustrasi hubungan orang tua dan anak (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Setiap orang tua pasti mencintai anak-anaknya, bahkan ketika mereka sudah dewasa. Namun, cara menunjukkan kasih sayang harus berubah seiring bertambahnya usia anak. Sayangnya, kebiasaan tertentu justru bisa membuat hubungan dengan anak dewasa menjadi renggang tanpa disadari. Jika ingin tetap dekat dengan mereka, penting untuk memahami perilaku mana yang harus ditinggalkan agar hubungan tetap harmonis.
Dilansir dari laman Geediting, Minggu (09/03), berikut adalah tujuh kebiasaan orang tua yang bisa membuat anak dewasa merasa tidak nyaman dan berpotensi menjauh.
1. Memberikan Nasihat Tanpa Diminta
Sebagai orang tua, kita selalu ingin yang terbaik untuk anak. Namun, memberikan nasihat terus-menerus tanpa diminta bisa terasa seperti kritik daripada dukungan. Anak yang sudah dewasa ingin merasa dipercaya bahwa mereka mampu mengelola hidupnya sendiri. Daripada langsung memberi solusi, cobalah untuk mendengarkan lebih dulu. Jika mereka meminta pendapat, berikan dengan cara yang suportif tanpa menggurui.
2. Memaksakan Tradisi Keluarga
Beberapa orang tua menganggap bahwa tradisi keluarga harus tetap dijalankan seperti dulu, misalnya berkumpul di rumah orang tua saat hari besar atau harus menghubungi mereka pada waktu tertentu. Padahal, anak yang sudah berkeluarga sendiri juga ingin membangun kebiasaan baru bersama pasangannya. Jika terlalu memaksakan aturan lama, mereka bisa merasa terkekang dan justru menghindar.
3. Sering Mengkritik Pilihan Hidup Anak
Banyak orang tua tanpa sadar sering mengomentari karier, pasangan, atau cara anak membesarkan cucu. Meski niatnya baik, kritik yang berulang justru bisa membuat mereka menjauh. Penelitian menunjukkan bahwa interaksi negatif lebih berdampak dibandingkan interaksi positif, sehingga satu komentar buruk bisa lebih diingat daripada pujian. Sebaiknya, fokuslah pada dukungan daripada kritik.
4. Membuat Anak Merasa Bersalah
Ucapan seperti "Kamu sudah jarang pulang, apakah kamu tidak peduli lagi?" bisa membuat anak merasa bersalah. Namun, perasaan bersalah bukanlah cara yang baik untuk mempertahankan hubungan. Sebaliknya, cobalah mengundang mereka dengan hangat, misalnya dengan mengatakan, "Aku selalu senang ngobrol denganmu. Kapan kita bisa bertemu?" Hal ini akan membuat mereka merasa lebih nyaman untuk tetap berhubungan.
5. Membandingkan dengan Orang Lain
Sering membandingkan anak dengan teman, saudara, atau orang lain hanya akan membuat mereka merasa kurang dihargai. Misalnya, komentar seperti "Lihat tuh sepupumu, sudah punya rumah sendiri, kapan kamu menyusul?" bisa menimbulkan tekanan dan perasaan tidak cukup baik. Setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda, dan sebagai orang tua, lebih baik menghargai pencapaian mereka tanpa membandingkan.
6. Meremehkan Perasaan Anak
Ketika anak dewasa curhat, ada orang tua yang langsung merespons dengan "Ah, itu kan masalah kecil". Padahal, bagi mereka, itu bisa menjadi hal besar. Jika perasaan mereka sering diabaikan, mereka mungkin enggan untuk berbagi lagi. Sebaliknya, cobalah memahami dan mengakui perasaan mereka dengan kalimat seperti "Aku mengerti ini pasti sulit untukmu". Dengan begitu, mereka akan merasa lebih dihargai dan didukung.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
