
Ilustrasi seorang anak tertidur pulas (Dok. Freepik)
Melansir dari Sleep Foundation, rutinitas tidur yang efektif biasanya berlangsung antara 15–30 menit sebelum anak benar-benar tidur. Rentang waktu ini cukup untuk menenangkan suasana hati anak dan membuat transisi dari aktivitas bermain ke tidur menjadi lebih mulus.
Ketika anak memiliki kualitas tidur yang baik, tubuhnya dapat memulihkan energi, otaknya bekerja lebih optimal, dan suasana hatinya pun cenderung stabil. Sebaliknya, jika rutinitas tidur anak tidak konsisten, efeknya bisa merembet ke banyak hal: anak menjadi mudah rewel, sulit berkonsentrasi di sekolah, bahkan berisiko mengalami gangguan kesehatan jangka panjang. Sayangnya, banyak orang tua yang kesulitan membuat anak tidur tepat waktu karena rutinitas sehari-hari yang tidak konsisten.
Penelitian dari Penn State menegaskan bahwa konsistensi waktu tidur lebih berpengaruh pada regulasi emosi dan perilaku anak dibanding sekadar jumlah jam tidur. Anak-anak yang memiliki jam tidur stabil setiap malam terbukti lebih mampu mengendalikan emosi saat frustrasi, serta lebih kooperatif dalam berinteraksi dengan orang lain.
Lalu, bagaimana cara membangun rutinitas tidur yang sehat untuk anak? Berikut beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan di rumah.
1. Tetapkan Jadwal Tidur dan Bangun yang Konsisten
Salah satu kunci utama tidur sehat adalah konsistensi. Usahakan anak tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan. Walau tampak sepele, perbedaan satu atau dua jam saja bisa membuat ritme sirkadian anak terganggu. Dengan jadwal yang konsisten, tubuh anak akan terbiasa mengenali kapan waktunya beristirahat dan kapan waktunya beraktivitas.
2. Buat Rutinitas Menenangkan Menjelang Tidur
Anak sering kali sulit "berpindah mode" dari bermain ke tidur. Karena itu, orang tua perlu menyiapkan ritual transisi yang menenangkan selama 15–30 menit sebelum waktu tidur. Aktivitas sederhana seperti mandi air hangat, membaca cerita, mendengarkan musik lembut, atau bernyanyi lullaby bisa membantu menurunkan energi anak. Sleep Foundation menegaskan bahwa rutinitas ini akan menjadi sinyal alami bagi tubuh dan pikiran anak bahwa waktu tidur sudah dekat.
3. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman
Pastikan ruangan cukup gelap, sejuk, tenang, dan bebas dari kebisingan. Jika anak takut gelap, gunakan lampu tidur redup alih-alih lampu terang. Hindari pula menaruh terlalu banyak mainan atau benda mencolok di tempat tidur, karena bisa mengalihkan perhatian anak.
4. Batasi Penggunaan Layar Sebelum Tidur
Cahaya biru dari ponsel, tablet, atau televisi bisa menekan produksi melatonin, hormon yang membuat tubuh merasa mengantuk. Akibatnya, anak jadi lebih sulit tertidur walau sudah berbaring di tempat tidur. Solusi terbaik adalah menetapkan aturan “bebas layar” minimal 1 jam sebelum tidur. Sebagai gantinya, arahkan anak untuk membaca buku atau bermain permainan tenang yang tidak melibatkan gawai.
5. Libatkan Anak dalam Proses Rutinitas
Agar rutinitas tidur tidak terasa seperti "perintah", ajak anak ikut berperan aktif dalam prosesnya. Misalnya, biarkan mereka memilih piyama favorit, buku cerita untuk dibaca, atau lagu pengantar tidur. Cara ini membuat anak merasa lebih berdaya dan tidak terpaksa, sehingga mereka lebih kooperatif mengikuti rutinitas tidur.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
