Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 September 2025 | 12.50 WIB

6 Langkah Mudah Membangun Rutinitas Tidur Anak yang Sehat, Orang Tua Wajib Tahu!

Ilustrasi seorang anak tertidur pulas (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi seorang anak tertidur pulas (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Tidur adalah salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Sayangnya, banyak orang tua yang sering menganggap rutinitas tidur sebagai hal sepele, padahal kualitas istirahat anak sangat berpengaruh pada kesehatan fisik, perkembangan otak, hingga kestabilan emosi mereka. 

Melansir dari Sleep Foundation, rutinitas tidur yang efektif biasanya berlangsung antara 15–30 menit sebelum anak benar-benar tidur. Rentang waktu ini cukup untuk menenangkan suasana hati anak dan membuat transisi dari aktivitas bermain ke tidur menjadi lebih mulus.

Ketika anak memiliki kualitas tidur yang baik, tubuhnya dapat memulihkan energi, otaknya bekerja lebih optimal, dan suasana hatinya pun cenderung stabil. Sebaliknya, jika rutinitas tidur anak tidak konsisten, efeknya bisa merembet ke banyak hal: anak menjadi mudah rewel, sulit berkonsentrasi di sekolah, bahkan berisiko mengalami gangguan kesehatan jangka panjang. Sayangnya, banyak orang tua yang kesulitan membuat anak tidur tepat waktu karena rutinitas sehari-hari yang tidak konsisten.

Penelitian dari Penn State menegaskan bahwa konsistensi waktu tidur lebih berpengaruh pada regulasi emosi dan perilaku anak dibanding sekadar jumlah jam tidur. Anak-anak yang memiliki jam tidur stabil setiap malam terbukti lebih mampu mengendalikan emosi saat frustrasi, serta lebih kooperatif dalam berinteraksi dengan orang lain.

Lalu, bagaimana cara membangun rutinitas tidur yang sehat untuk anak? Berikut beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan di rumah.

1. Tetapkan Jadwal Tidur dan Bangun yang Konsisten

Salah satu kunci utama tidur sehat adalah konsistensi. Usahakan anak tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari, termasuk di akhir pekan. Walau tampak sepele, perbedaan satu atau dua jam saja bisa membuat ritme sirkadian anak terganggu. Dengan jadwal yang konsisten, tubuh anak akan terbiasa mengenali kapan waktunya beristirahat dan kapan waktunya beraktivitas.

2. Buat Rutinitas Menenangkan Menjelang Tidur

Anak sering kali sulit "berpindah mode" dari bermain ke tidur. Karena itu, orang tua perlu menyiapkan ritual transisi yang menenangkan selama 15–30 menit sebelum waktu tidur. Aktivitas sederhana seperti mandi air hangat, membaca cerita, mendengarkan musik lembut, atau bernyanyi lullaby bisa membantu menurunkan energi anak. Sleep Foundation menegaskan bahwa rutinitas ini akan menjadi sinyal alami bagi tubuh dan pikiran anak bahwa waktu tidur sudah dekat.

3. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman

Pastikan ruangan cukup gelap, sejuk, tenang, dan bebas dari kebisingan. Jika anak takut gelap, gunakan lampu tidur redup alih-alih lampu terang. Hindari pula menaruh terlalu banyak mainan atau benda mencolok di tempat tidur, karena bisa mengalihkan perhatian anak. 

4. Batasi Penggunaan Layar Sebelum Tidur

Cahaya biru dari ponsel, tablet, atau televisi bisa menekan produksi melatonin, hormon yang membuat tubuh merasa mengantuk. Akibatnya, anak jadi lebih sulit tertidur walau sudah berbaring di tempat tidur. Solusi terbaik adalah menetapkan aturan “bebas layar” minimal 1 jam sebelum tidur. Sebagai gantinya, arahkan anak untuk membaca buku atau bermain permainan tenang yang tidak melibatkan gawai.

5. Libatkan Anak dalam Proses Rutinitas

Agar rutinitas tidur tidak terasa seperti "perintah", ajak anak ikut berperan aktif dalam prosesnya. Misalnya, biarkan mereka memilih piyama favorit, buku cerita untuk dibaca, atau lagu pengantar tidur. Cara ini membuat anak merasa lebih berdaya dan tidak terpaksa, sehingga mereka lebih kooperatif mengikuti rutinitas tidur. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore