Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 05.44 WIB

Orang Tua Perlu Hati-hati, Mengucap 7 Kata Ini Justru Bisa Hambat Kesuksesan Anak

Kata yang bisa hambat kesuksesan anak

JawaPos.com – Setiap orang tua tentu menginginkan hal terbaik bagi buah hatinya. Semua bakal dilakukan demi mendukung kesuksesan anak di masa mendatang saat mereka menginjak usia dewasa.

Namun terkadang, sebagian besar orang tua melakukan beberapa hal yang justru menghambat keberhasilan mereka sendiri. Salah satunya yakni dalam hal perkataan yang diucapkan kepada buah hati.

Jika para orang tua seringkali menggunakan kata-kata ini, tak mustahil jika mereka justru semakin jauh dari sikap positif yang diharapkan orang tua. Sebagai akibatnya, mereka yang merasa buruk atas perkataan dari orang tua ini dapat tumbuh menjadi pribadi kurang kendali dan jauh dari kesuksesan.

Lantas, apa saja kata-kata yang sebaiknya dihindari para orang tua saat mengasuh buah hatinya? Berikut ulasan selengkapnya.

  1. Kata ‘Semuanya’

Kata pertama yang bisa menghambat keberhasilan di masa depan anak adalah ‘semuanya’. Orang tua sebaiknya tidak menggunakan kata-kata ini dalam konotasi negatif.

Seperti yang dilansir dari Stekom.ac.id, kata ‘semuanya’ yang digunakan dalam kalimat berkonotasi negatif bisa membuat kepribadian anak justru terhambat. Misalnya, orang tua mengucapkan ‘aku telah berusaha melakukan semuanya untuk masa depan kamu’.

Saat kalimat ini didengar anak, maka mereka akan berpikir jika orang tua telah menyerah dan tak sanggup lagi memberikan pengasuhan terbaik.

  1. Kata ‘Selalu’

Sedangkan menurut Psychology Today, salah satu kata yang juga tak baik dikatakan setiap saat oleh orang tua adalah ‘selalu’. Dalam hal pengasuhan, kata yang satu ini justru cenderung membuat kepribadian anak semakin buruk.

Sebab, anak menganggap jika perilaku mereka dapat diprediksi oleh orang tua dan akan berujung pada momen introspeksi.

Misalnya, orang tua membuat kalimat seperti ‘kamu selalu lupa dengan apa yang ibu katakan’.

  1. Kata ‘Kecewa’

Ketiga, menunjukkan kekecewaan juga dapat berujung pada rasa bersalah hingga amarah yang menyulut pada anak. Sehingga, orang tua sebaiknya tidak menunjukkan rasa kecewa mereka dengan kalimat yang spontan.

Misalnya, para orang tua ingin memberi tahu jika perilaku anak mereka mengecewakan dengan kalimat ‘ibu kecewa dengan apa yang kamu lakukan’.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore