Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Juli 2025 | 02.04 WIB

8 Perilaku Sehari-hari yang Memicu Jarak Emosional Antara Orang Tua Anak Dewasa

ilustrasi keluarga yang terdiri dari orang tua dan anak dewasa, dengan sedikit jarak di antara mereka, menggambarkan potensi kerenggangan emosional. (Freepik) - Image

ilustrasi keluarga yang terdiri dari orang tua dan anak dewasa, dengan sedikit jarak di antara mereka, menggambarkan potensi kerenggangan emosional. (Freepik)

JawaPos.com - Hubungan antara orang tua dan anak dewasa seringkali berubah seiring waktu. Dinamikanya bergeser dari ketergantungan menjadi kemandirian. Namun, terkadang ada perilaku tak disadari yang justru menciptakan jarak.

Jarak ini bisa memicu kerenggangan emosional yang tidak diinginkan di antara mereka. Melansir dari Geediting.com Rabu (30/7), ada delapan kebiasaan sehari-hari yang perlu diwaspadai. Mengenali hal ini penting untuk menjaga ikatan yang kuat.

Berikut adalah delapan perilaku yang dapat menciptakan jarak emosional:

  1. Orang Tua Tetap Menganggap Anak sebagai Anak-anak

Melihat anak dewasa sebagai individu mandiri itu penting. Terus memperlakukan mereka seperti anak-anak bisa sangat membatasi. Ini merusak rasa harga diri dan otonomi mereka.

  • Orang Tua Terlalu Banyak Mengkritik

  • Kritik yang berlebihan bisa terasa seperti serangan pribadi. Ini dapat membuat anak dewasa enggan berbagi informasi atau pengalaman. Hubungan bisa menjadi tegang dan penuh kecanggungan.

  • Orang Tua Menuntut Terlalu Banyak

  • Harapan yang tidak realistis dapat memberi tekanan besar pada anak dewasa. Ini menciptakan perasaan tidak pernah cukup baik di mata orang tua. Batasan sehat perlu ditegakkan kedua belah pihak.

  • Orang Tua Berkomunikasi Tidak Efektif

  • Misalnya, sering memotong pembicaraan atau tidak mendengarkan dengan penuh perhatian. Ini membuat anak dewasa merasa tidak dihargai dan diabaikan. Komunikasi yang terbuka sangat vital dalam keluarga.

  • Orang Tua Kurang Mengakui Pencapaian Anak

  • Anak dewasa membutuhkan validasi atas usaha dan keberhasilan mereka. Kurangnya pengakuan bisa membuat mereka merasa tidak dihargai. Mereka mungkin mencari apresiasi di tempat lain.

  • Anak Merahasiakan Hal Penting

  • Anak dewasa yang menyembunyikan masalah serius dari orang tua menciptakan penghalang. Hal ini menghalangi dukungan yang mungkin sangat dibutuhkan. Kepercayaan adalah fondasi hubungan yang sehat.

    Editor: Novia Tri Astuti
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore