
Orang tua mendengarkan anak dengan penuh perhatian saat anak menunjukkan ekspresi kesal. (dok. Freepik)
JawaPos.com - Saat anak sedang terbawa emosi, entah marah, sedih, atau frustrasi, orang tua sering berada dalam dilema: bagaimana menenangkan tanpa membuat anak merasa dihakimi? Reaksi spontan seperti menaikkan suara atau langsung memberi pelajaran justru bisa menimbulkan jarak emosional dan menghalangi mereka belajar mengelola perasaan.
Padahal, inilah momen krusial. Bila orang tua mampu “turun” ke level anak, mendengarkan tanpa menghakimi, dan berbicara dengan empati, anak akan merasa dihargai dan aman. Dari situ, mereka belajar bahwa emosi adalah hal yang normal dan bisa dikelola dengan baik.
Situs konsultasi Tutum Counselling menekankan pentingnya active listening dan empati: mendengarkan penuh, tanpa menyela, serta memberi respons yang menunjukkan bahwa perasaan anak valid, tidak dianggap remeh.
Sementara itu, blog Teach Through Love menyarankan pendekatan menghadapi anak marah atau agresif: pertama, orang tua harus menenangkan diri dulu, tarik napas, kontrol nada bicara. Setelah itu, gunakan kalimat seperti “Aku tahu kamu sedang kesal.” Baru setelah suasana tenang, bicara soal solusi
Strategi Praktis Menghadapinya
1. Orang Tua Menenangkan Diri Sendiri
Sebelum respon, tarik napas dan kendalikan emosi. Hal ini membantu meredam tensi emosional anak.
2. Validasi Perasaan Anak Secara Sederhana dan Empatik
Ucapkan: “Kamu sangat kesal ya,” atau “Aku mengerti kamu marah.” Ini membuat anak merasa didengar, bukan dikoreksi.
3. Dengarkan Tanpa Menginterupsi dan Gunakan Bahasa Tubuh yang Mendukung
Duduk sejajar, tatap mata anak, dan jangan tergesa memberi nasihat.
4. Gunakan Kalimat yang Menenangkan dan Mengundang Bekerja Sama
Misalnya: “Kamu mau peluk dulu atau duduk santai di sini?” Ini memberi rasa kendali kepada anak.
5. Tunda Solusi dan Ajak Diskusi Setelah Emosi Mereda
Tunggu sampai anak lebih tenang, lalu tanyakan: "Apa yang membuatmu kesal, ya?" dan diskusikan sama-sama.
Baca Juga: 5 Pola Asuh ala Generasi Tua yang Ditolak oleh Generasi Muda, Salah Satunya Parenting ala VOC
Memperkuat Koneksi Emosional
Dengan menerapkan pola ini, orang tua tidak hanya meredam amarah anak, tapi juga membantu mereka belajar mengenal, mengekspresikan, dan mengelola emosi dengan lebih sehat.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
