
Ilustrasi anak tunggal.(Pexels.com/ArinaKrasnikova)
JawaPos.com - Orang yang tumbuh sebagai anak tunggal, selalu paling di sayang karena ia tidak punya saingan dari saudara kandung yang lain.
Orang tua pun pasti merasa harus sangat bertanggung jawab dengan anak semata wayangnya, apalagi saat mereka tua nanti, tidak punya banyak waktu bersama dengannya.
Dikutip dari laman Halodoc pada Senin (02/06), orang tua yang mengasuh anak tunggal, biasanya tidak ingin melakukan kesalahan yang berakibat fata, dan lebih berhati-hati terhadap mereka.
Mungkin kelihatannya seperti mudah, tapi mengasuh anak tunggal itu gampang-gampang susah.
Dilansir dari laman Ge Editing pada Senin (02/06) orang yang tumbuh sebagai anak tunggal, biasanya punya 6 perilaku ini saat dewasa :
1. Kemandirian yang lebih besar
Bukan rahasia lagi bahwa tumbuh dengan saudara kandung sering kali berarti memiliki sistem pendukung bawaan. Tapi apa yang terjadi ketika kamu adalah anak tunggal?
Psikologi menunjukkan bahwa individu yang tumbuh tanpa saudara kandung atau sebagai anak tunggal, sering mengembangkan rasa kemandirian yang kuat. Bukan karena mereka ingin sendirian, tetapi hanya karena memiliki lebih banyak kesempatan untuk mencari tahu sendiri.
2. Tingkat kemandirian yang lebih tinggi
Psikologi menunjukkan bahwa tingkat kemandirian ini umum terjadi di antara mereka yang tumbuh tanpa saudara kandung. Kita belajar di usia muda untuk bergantung pada diri sendiri, dan sifat ini sering mengikuti kita hingga dewasa.
Kita mungkin lebih cenderung untuk mengatasi masalah secara langsung, daripada bergantung pada orang lain. Ini bukan berarti kami tidak menghargai bantuan, tapi menghargainya.
3. Kecenderungan terhadap perfeksionisme
Menurut penelitian, hanya anak-anak yang mungkin lebih mungkin menunjukkan perilaku perfeksionis. Ini bisa berasal dari peningkatan perhatian dan harapan tinggi yang sering diberikan kepada mereka oleh orang tua, karena semua fokus orang tua adalah pada satu anak daripada dibagi di antara saudara kandung.
Perfeksionisme dapat bermanifestasi dengan cara yang berbeda. Itu bisa berupa perhatian yang cermat terhadap detail, dorongan kuat untuk sukses, atau bahkan kecenderungan untuk terlalu banyak berpikir.
Menariknya, sebuah penelitian menemukan bahwa hanya anak-anak yang mendapat nilai lebih tinggi dalam perfeksionisme "berorientasi pada diri sendiri" dibandingkan dengan teman sebaya mereka yang punya saudara kandung.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
