Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Mei 2025 | 02.22 WIB

Dampak Stres Ekonomi pada Anak: 5 Cara Orang Tua Tetap Hadir secara Emosional Meski Tertekan

Ilustrasi orang tua dan anak (freepik) - Image

Ilustrasi orang tua dan anak (freepik)

JawaPos.com - Ketika kondisi ekonomi memburuk, bukan hanya Anda sebagai orang tua yang merasakan tekanan dan kegelisahan.

Anak-anak, yang masih bergantung secara emosional dan praktis kepada Anda, ikut menyerap suasana batin yang tidak stabil di rumah.

Dalam banyak kasus, dampaknya bisa sangat mendalam, mulai dari gangguan emosional hingga penurunan kepercayaan diri anak terhadap masa depan.

Kondisi ekonomi yang tidak menentu memaksa banyak orang tua bekerja lebih keras atau justru menghadapi kehilangan pekerjaan.

Di tengah beban pikiran dan kekhawatiran finansial, sering kali perhatian kepada anak menjadi terabaikan.

Padahal, di saat seperti inilah anak-anak sangat membutuhkan kehadiran emosional dari Anda.

Berikut adalah beberapa dampak nyata stres ekonomi terhadap anak dan strategi untuk mendampingi mereka secara sehat yang dilansir dari Psychology Today pada Rabu (30/04):

1. Stres Ekonomi Mengikis Kehangatan Emosional di Rumah
Ketika Anda merasa cemas, lelah, atau frustrasi karena tekanan ekonomi, hal itu dapat menurunkan kualitas interaksi dengan anak.

Anak mungkin merasakan jarak emosional, bahkan ketika Anda secara fisik berada di rumah.

Hal ini membuat mereka merasa tidak aman secara emosional, terutama jika rutinitas harian menjadi kacau karena pekerjaan tambahan atau pengurangan waktu luang.

Ketidakhadiran emosional orang tua dapat menyebabkan anak mengalami kebingungan, kecemasan, atau merasa bersalah karena tidak memahami sumber masalahnya.

Mereka mungkin menarik diri, menjadi lebih sensitif, atau menunjukkan perilaku yang berubah secara tiba-tiba.

Kebutuhan mereka akan perhatian tidak berkurang saat krisis, justru meningkat.

Untuk itu, penting bagi Anda untuk tetap menyediakan waktu berkualitas bersama anak, walau hanya beberapa menit sehari.

Sentuhan emosional seperti mendengarkan cerita mereka tanpa gangguan atau memeluk mereka sebelum tidur dapat memperkuat ikatan dan membantu anak merasa lebih tenang meski keadaan sedang sulit.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore