
Baru-baru ini beredar video salah satu pria yang memanfaatkan ruang majelis umum PBB untuk memyampaikan pernyataan dukungan kepada salah satu calon presiden Indonesia
JawaPos.com - Dana Tanggap dan Pemulihan Covid-19 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengalokasikan USD 1,7 juta ke Indonesia untuk melindungi masyarakat miskin dan kelompok rentan. PBB menawarkan solusi masa depan yang lebih berkelanjutan dan lebih inklusif untuk semua.
Sebanyak 185 ribu orang menanggung dampak lebih berat dari pandemi dan mengalami kesulitan dalam pemulihan. Empat badan PBB yaitu ILO, UNAIDS, UNDP dan UNHCR bersinergi dalam 'Employment and Livelihood' selama lebih dari satu tahun terakhir untuk memberikan dukungan.
Program tersebut berupa mendukung pelatihan kewirausahaan dan pengembangan usaha; memberikan pengembangan keterampilan untuk meningkatkan penghasilan; dan mempromosikan pasar tenaga kerja yang setara dan inklusif, serta bebas dari diskriminasi. Kepala Perwakilan PBB Indonesia Valerie Julliand mengatakan program ini memberikan dampak positif kepada kelompok rentan.
’’PBB menetapkan target sangat tinggi dalam hal bagaimana kami memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia,” kata Valerie, dalam acara daring yang diselenggarakan Katadata dan ILO, Rabu (20/4).
Valerie mengatakan, dampak terberat dari Covid-19 menimpa masyarakat di Indonesia, khususnya para perempuan, anak muda, orang dengan HIV/AIDS (ODHA), penyandang disabilitas, dan pengungsi. Pemulihan perekonomian dilakukan untuk mereka yang tinggal di kawasan tertinggal, terutama kawasan timur Indonesia meliputi Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Papua Barat melalui pengembangan kapasitas.
Sedikitnya ada 4 ribu perempuan dan kelompok rentan lainnya, termasuk mereka yang tinggal di daerah tertinggal. Dalam diskusi diharapkan Indonesia mengambil tindakan nyata dan mendorong inklusivitas, dan sektor swasta dan asosiasi bisnis perlu merespons ketidaksetaraan atau kesenjangan yang sangat tinggi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
