Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Oktober 2026 | 18.42 WIB

Thailand Hadapi Gempuran Mobil Listrik Tiongkok, Produsen Jepang Diminta Perkuat Investasi

Menteri Perindustrian Thailand Varawut Silpa-archa. - Image

Menteri Perindustrian Thailand Varawut Silpa-archa.

JawaPos.com - Thailand menegaskan tetap berkomitmen mempertahankan kemitraan jangka panjang dengan produsen mobil Jepang meski kendaraan listrik (EV) asal Tiongkok terus meningkatkan pangsa pasar di negara tersebut. Pemerintah Thailand bahkan mendorong perusahaan Jepang memperbesar investasi, termasuk dalam pengolahan baterai EV bekas.

Dilansir dari Kyodo, Kamis (8/10), Menteri Perindustrian Thailand Varawut Silpa-archa mengatakan pemerintah akan menurunkan tarif cukai untuk EV yang diproduksi di dalam negeri dan menaikkan tarif bagi kendaraan yang menggunakan komponen dari luar negeri mulai akhir tahun ini.

Kebijakan tersebut diumumkan bulan lalu di tengah kekhawatiran produsen mobil Tiongkok menggunakan komponen dari Tiongkok sehingga kontribusinya terhadap lapangan kerja di Thailand dinilai lebih kecil.

Varawut mengatakan perubahan tarif tersebut bertujuan menciptakan "lapangan bermain yang setara". Pemerintah juga mempertimbangkan kandungan lokal kendaraan serta rantai pasokan dalam menentukan kebijakan tersebut.

"Kami berbicara tentang kandungan lokal dari komponen kendaraan dan juga mempertimbangkan rantai pasokan (lokal)," kata Varawut.

Dia menggambarkan hubungan perdagangan Thailand dan Jepang seperti sebuah pernikahan jangka panjang.

"Ada pasang surut, tetapi kami tidak berniat bercerai. Jepang tidak hanya datang, berinvestasi, lalu pergi, tetapi membangun fondasi dari bawah ke atas. Kekuatan Jepang adalah kekuatan Thailand," ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika BYD Co. dan produsen mobil Tiongkok lainnya terus memperbesar pangsa pasar di Thailand yang dikenal sebagai "Detroit Asia".

Pangsa pasar perusahaan Jepang yang mencapai sekitar 85 persen pada 2020 diperkirakan turun di bawah 70 persen pada 2025. Angka tersebut berdasarkan data registrasi kendaraan Thailand dan survei perusahaan riset pasar Differential Thailand.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore