Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Agustus 2026 | 19.07 WIB

Tantangan Mobil dan Motor Nasional Sulit Tumbuh: Pemerintah Harus Siap Membiayai 10-20 Tahun

Presiden Prabowo meninjau produksi motor listrik di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada 13 Agustus 2026. (ANTARA/BPMI Setpres-Rusman) - Image

Presiden Prabowo meninjau produksi motor listrik di Fasilitas Produksi ALVA, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada 13 Agustus 2026. (ANTARA/BPMI Setpres-Rusman)

JawaPos.com - Gagasan membangun kembali mobil dan motor nasional kembali mengemuka.

Pemerintah bahkan tengah menyiapkan insentif khusus bagi kendaraan yang masuk kategori nasional, termasuk melalui program Mobil Nasional dan Motor Listrik Nasional atau Molinas yang baru-baru ini diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Namun, tantangan terbesar proyek tersebut bukan semata-mata apakah Indonesia mampu membuat mobil atau motor. Pakar Otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB) Yannes Martinus Pasaribu menilai persoalan sesungguhnya jauh lebih panjang.

Yannes menyebut, Indonesia harus mampu membiayai pengembangan produk, membangun jaringan purnajual, menciptakan pasar awal, menjaga nilai jual kembali dan mempertahankan investasi selama bertahun-tahun sebelum sebuah merek mencapai skala ekonomi.

"Jadi tantangannya bukan sekadar bisa atau tidak bisa memproduksi kendaraan, pertanyaan sebenarnya adalah siapa yang mampu membiayai 5-15 tahun pembangunan produk, jaringan purnajual, residual value, dan volume sebelum bisnis tersebut benar-benar mencapai skala ekonomi," ujar Yannes saat dihubungi JawaPos.com.

Pernyataan tersebut menjadi penting di tengah kembali munculnya rencana kendaraan nasional. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita sebelumnya memastikan insentif otomotif yang sedang disiapkan pemerintah akan diarahkan hanya kepada mobil dan motor yang masuk kategori nasional.

"Insentif yang akan kita berikan itu basisnya adalah satu, mobil-mobil yang dikategorikan mobil nasional. Juga motor-motor yang dikategorikan motor nasional, ada program Molinas," kata Agus di arena GIIAS 2026 baru-baru ini.

Namun, pemerintah masih harus merumuskan kriteria kendaraan nasional sekaligus menentukan mekanisme pemberian insentifnya.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore