
Mitsubishi New Xforce Hybrid (HEV) yang dijual di pasar Indonesia. (Dony/JawaPos.com)
JawaPos.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid (HEV) di pasar Indonesia. Bersamaan dengan peluncuran tersebut, MMKSI juga memberikan sejumlah penyegaran pada varian bermesin bensin (ICE).
Kini, lini New Xforce terdiri dari tiga varian, yakni HEV, Ultimate, dan Exceed. Meski sekilas terlihat serupa, terdapat sejumlah perbedaan penting pada desain eksterior, interior, hingga sektor mesin yang menjadi pembeda di antara keduanya.
Mitsubishi New Xforce Hybrid dan Xforce Bensin, Apa Saja Bedanya?
Kehadiran Mitsubishi New Xforce Hybrid menjadi langkah baru MMKSI dalam memperluas pilihan SUV kompak di Indonesia.
Selain memperkenalkan teknologi hybrid, Mitsubishi juga menyempurnakan varian bermesin bensin agar tetap kompetitif di segmennya.
Saat peluncuran, Mitsubishi menampilkan varian HEV dan Ultimate, sementara varian Exceed belum dipamerkan. Dari pengamatan langsung, terdapat beberapa perbedaan yang cukup mudah dikenali.
Perbedaan paling mencolok terlihat pada bagian belakang kendaraan. Mitsubishi New Xforce Hybrid menggunakan lampu belakang dengan lensa clear smoke yang memberikan kesan lebih modern dan premium.
Sebaliknya, New Xforce bermesin bensin masih mempertahankan desain lampu belakang dengan kombinasi mika merah serta putih pada lampu sein dan lampu mundur.
Di sektor kaki-kaki, keduanya sama-sama menggunakan velg alloy berukuran 18 inci. Namun desainnya berbeda. Varian Hybrid mengusung desain tiga palang lebar yang tampil lebih futuristis, sedangkan varian bensin menggunakan velg model lima palang.
Masuk ke kabin, perbedaan paling jelas terdapat pada tuas transmisinya. Mitsubishi New Xforce Hybrid mengadopsi tuas transmisi elektrik berukuran lebih ringkas. Untuk mengaktifkan posisi Park (P), pengemudi cukup menekan tombol yang berada di bagian atas tuas.
Interior dari New Xforce Hybrid. (Dony/JawaPos.com)
Sementara itu, New Xforce bermesin bensin masih mempertahankan tuas transmisi otomatis konvensional dengan pola PRNDL seperti generasi sebelumnya.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
