Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Juli 2026 | 03.47 WIB

Harga Solar Non-Subsidi makin Tinggi, Apakah Mobil Diesel masih Layak Dibeli?

Mitsubishi Pajero Sport menjadi salah satu mobil bermesin diesel paling banyak pemiliknya di Indonesia. (carscoops.com) - Image

Mitsubishi Pajero Sport menjadi salah satu mobil bermesin diesel paling banyak pemiliknya di Indonesia. (carscoops.com)

JawaPos.com - Memilih mobil diesel kini tidak lagi sesederhana membandingkan konsumsi bahan bakar dengan mobil bensin.

Perubahan harga BBM diesel dalam beberapa bulan terakhir membuat banyak calon konsumen kembali menghitung biaya operasional sebelum memutuskan membeli kendaraan bermesin diesel.

Perhitungan tersebut semakin menarik setelah harga BBM nonsubsidi jenis diesel mengalami perubahan. Di wilayah Jabodetabek, harga Dexlite yang pada Mei 2026 mencapai Rp 26.000 per liter turun menjadi Rp 23.000 per liter pada Juni, kemudian kembali turun menjadi Rp 19.700 per liter mulai 1 Juli 2026. 

Sementara itu, Pertamina Dex juga berubah dari Rp 27.900 per liter pada Mei menjadi Rp 24.800 per liter pada Juni, lalu turun lagi menjadi Rp 21.150 per liter pada Juli.

Meski saat ini harganya lebih rendah dibandingkan beberapa bulan sebelumnya, level harga tersebut tetap jauh lebih tinggi dibandingkan beberapa tahun lalu sehingga biaya penggunaan mobil diesel masih menjadi perhatian.

Di balik perubahan harga BBM, mobil diesel tetap memiliki sejumlah keunggulan. Karakter mesinnya menghasilkan torsi besar sejak putaran rendah sehingga lebih nyaman digunakan untuk membawa banyak penumpang, mengangkut barang, maupun melintasi tanjakan. Kondisi tersebut membuat SUV dan pikap diesel masih menjadi pilihan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Dari sisi konsumsi bahan bakar, mesin diesel juga masih lebih efisien dibandingkan mesin bensin dengan kapasitas serupa. Banyak model mampu mencatat konsumsi sekitar 15 hingga 20 kilometer per liter, tergantung kondisi jalan, beban kendaraan, dan gaya mengemudi. Efisiensi tersebut tetap menjadi salah satu alasan utama konsumen memilih mobil diesel.

Namun, keuntungan tersebut kini tidak sebesar beberapa tahun lalu. Ketika harga BBM diesel meningkat, selisih pengeluaran bahan bakar dengan mobil bensin menjadi semakin kecil.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore