Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juni 2026 | 23.02 WIB

Jangan Abaikan Lampu Indikator Mobil, Ini Arti dan Risiko yang Harus Diketahui Pengemudi

Indikator dashboard mobil yang menyala, memberikan informasi untuk pengemudi mobil. (Unsplash/Alex McCarthy) - Image

Indikator dashboard mobil yang menyala, memberikan informasi untuk pengemudi mobil. (Unsplash/Alex McCarthy)

JawaPos.com - Saat berkendara, sebagian besar pengemudi lebih fokus pada kondisi jalan dan performa kendaraan. Namun, ada satu hal penting yang sering luput dari perhatian, yakni lampu indikator di dashboard mobil. 

Padahal, simbol-simbol kecil tersebut berfungsi sebagai sistem peringatan dini yang dapat membantu mendeteksi gangguan sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

Jangan Anggap Sepele Lampu Indikator Mobil

Mobil modern dibekali berbagai sensor dan sistem elektronik yang dirancang untuk memantau kondisi kendaraan secara real-time. Ketika terdeteksi adanya kondisi tertentu, sistem akan mengirimkan informasi melalui lampu indikator pada panel instrumen.

Sayangnya, masih banyak pengemudi yang memilih mengabaikan lampu indikator yang menyala karena merasa kendaraan masih dapat digunakan seperti biasa. Kebiasaan ini justru berpotensi memicu kerusakan yang lebih besar dan biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Agar tidak salah mengambil keputusan saat berkendara, penting untuk memahami arti warna dan fungsi setiap lampu indikator yang muncul di dashboard.

Kenali Arti Warna Lampu Indikator

1. Hijau atau Biru, Tanda Sistem Bekerja Normal

Lampu indikator berwarna hijau atau biru umumnya menunjukkan bahwa suatu fitur sedang aktif dan bekerja sebagaimana mestinya.
Beberapa contoh yang sering ditemui antara lain indikator lampu jauh, lampu kabut, hingga mode berkendara hemat bahan bakar atau eco mode.

Jika lampu dengan warna ini menyala, pengemudi tidak perlu khawatir karena bukan merupakan tanda kerusakan.

2. Kuning atau Oranye, Tanda Peringatan Awal

Warna kuning atau oranye menunjukkan adanya komponen yang memerlukan perhatian atau pemeriksaan lebih lanjut.
Meski kendaraan biasanya masih dapat digunakan, pengemudi disarankan tidak menunda pengecekan karena masalah yang awalnya ringan bisa berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore