
Sedan Toyota Camry hasil modifikasi dipamerkan dalam sebuah acara di Kota Oyama, Prefektur Shizuoka, Jepang, 5 Juni 2026. (Kyodo)
JawaPos.com – Toyota Motor Corp. akan mulai mengimpor dan menjual sedan Camry buatan Amerika Serikat ke Jepang mulai musim gugur tahun ini. Langkah itu dilakukan untuk menunjukkan upaya perusahaan membantu mengurangi defisit perdagangan Amerika Serikat terhadap Jepang.
Seperti dilansir Kyodo, Senin (8/6), Toyota menargetkan penjualan sekitar 10.000 unit Camry produksi AS setiap tahun di pasar Jepang. Kendaraan tersebut akan diproduksi dengan setir kanan agar sesuai dengan aturan lalu lintas Jepang.
Ketua Toyota Akio Toyoda mengatakan langkah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap hubungan dagang kedua negara. Menurut dia, perbaikan neraca perdagangan bisa membuka peluang peninjauan kembali kebijakan tarif yang saat ini membebani industri otomotif.
"Jika langkah ini membantu memperbaiki neraca perdagangan sampai tingkat tertentu, ada harapan persoalan tarif bisa ditinjau kembali," ujar Toyoda dalam sebuah acara terkait Camry di Prefektur Shizuoka.
Camry sebelumnya sempat dipasarkan di Jepang selama puluhan tahun. Namun model sedan tersebut dihentikan penjualannya di pasar domestik pada 2023.
Keputusan Toyota datang di tengah tekanan yang masih dirasakan produsen otomotif Jepang akibat kebijakan tarif pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sejumlah produsen Jepang terus mencari cara untuk mengurangi dampak kebijakan tersebut terhadap bisnis mereka.
Toyota juga telah lebih dulu memasarkan kendaraan produksi AS di Jepang. Sejak April lalu, perusahaan menjual pikap Tundra dan SUV Highlander yang diproduksi di Amerika Serikat kepada konsumen Jepang.
Langkah impor balik atau reverse-import ini tergolong tidak lazim bagi Toyota. Sebab perusahaan selama ini dikenal sebagai eksportir kendaraan dari Jepang ke berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.
Melalui strategi baru tersebut, Toyota berupaya menunjukkan komitmennya terhadap pasar AS sekaligus menjaga hubungan perdagangan yang lebih seimbang antara kedua negara. Hingga kini, Amerika Serikat tetap menjadi salah satu pasar terpenting bagi produsen mobil terbesar Jepang itu.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
