Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juni 2026 | 02.40 WIB

Wuling Eksion PHEV, Jembatan bagi yang Belum Berani Hijrah Sepenuhnya ke EV

Wuling Eksion. (Ilham Safutra/JawaPos.com) - Image

Wuling Eksion. (Ilham Safutra/JawaPos.com)

JawaPos.com - Peminat mobil plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) di Indonesia makin berkembang. Alasannya, masih banyak orang yang belum berani hijrah ke mobil full listrik atau electric vehicle (EV). 

Perubahan lifestyle dinilai oleh Wuling Motors sebagai ceruk pasar yang sangat potensial, sehingga meluncurkan Wuling Darion dan Wuling Eksion. 

Brand Communication Senior Manager Wuling Motors Brian Gomgom mengatakan, jumlah peminat PHEV di Indonesia terus meningkat. Artinya pasar PHEV di Indonesia sangat besar. Sebab, masih ada kalangan masyarakat yang belum berani hijrah dari mobil bensin atau ICE ke EV

"Nah, PHEV ini sebagai penjembatan dari mobil ICE ke EV," ujar Brian Gomgom di Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng) pada Rabu malam (3/6).

Menurut Brian, Indonesia yang luas kondisinya tidak sepenuhnya tersedia Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Nah, dengan adanya Wuling Eksion PHEV, masyarakat yang menginginkan mobil dengan teknologi tinggi dan hemat energi, solusinya memang PHEV. 

Mobil PHEV memiliki dua power. Baterai dan mesin bensin. Pengisian daya baterai selain dapat di SPKLU juga bisa dilakukan langsung saat mesin bensin beroperasi. Sehingga, konsumsi bahan bakar sangat irit. 

Menjajal Ketangguhan Wuling Eksion

Jejeran Wuling Eksion di Purwokerto, Jawa Tengah (Jateng). (Ilham Safutra/JawaPos.com)

Pada Rabu (3/6) hingga Kamis (4/6), JawaPos.com berkesempatan menjajal Wuling Eksion dari Jakarta ke Jogjakarta, tepatnya Wuling Eksion PHEV varian EX. Total lintasan perjalanan dari rute itu ditempuh sepanjang 600 kilometer.  

Perjalanan sepanjang itu dimulai dari dari Jakarta pagi Rabu pagi menuju Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Lintasan yang ditempuh tidak sepenuhnya jalan tol. Ada jalan arteri dan jalan nasional. Melewati dalam kota, suasana pedesaan, dan tidak jarang berpapasan dengan truk di tengah jalan yang tidak begitu lebar. 

Pada Kamis (4/6) rute dilanjutkan dari Purwokerto menuju Jogjakarta melewati Wonosobo. Untuk rute ini lintasannya lebih menantang lagi. Tidak ada jalan tol yang dilewati. Rutenya variatif, jalan yang tidak terlalu lebar, menanjak, menurun, dan ditemani pemandangan indah khas Jawa Tengah dan Jogjakarta. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore