Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Mei 2026 | 03.33 WIB

Industri Otomotif Lesu, Emiten Ini Tetap Usahakan Tebar Dividen ke Investor

Ilustrasi Industri otomotif lesu pada 2025. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Industri otomotif lesu pada 2025. (Istimewa)

JawaPos.com - Di tengah tekanan daya beli masyarakat dan melambatnya permintaan kendaraan nasional, sektor otomotif Indonesia masih menghadapi tantangan berat sepanjang 2025. Namun di tengah situasi tersebut, sejumlah pelaku industri otomotif tetap mampu menjaga kinerja bisnis dan memberikan imbal hasil menarik bagi investor.

Kondisi itu tercermin dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) salah satu emiten otomotif nasional yang tetap membagikan dividen besar meski laba bersih mengalami penurunan sepanjang tahun lalu.

Perusahaan mengklaim mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 16,2 triliun pada tahun buku 2025, dengan laba bersih mencapai Rp 462 miliar. Dibandingkan tahun sebelumnya, pendapatan terkoreksi sekitar 1 persen, sementara laba bersih turun 19 persen seiring tekanan industri otomotif dan mobilitas nasional.

Penurunan tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pelemahan daya beli masyarakat, tekanan pada pembiayaan kendaraan, hingga normalisasi permintaan di sejumlah segmen bisnis otomotif.

Meski demikian, perusahaan menilai fundamental bisnis tetap terjaga melalui strategi operasional yang lebih selektif dan efisien. Fokus dilakukan pada pengendalian biaya, pengelolaan risiko secara prudent, serta optimalisasi portofolio bisnis untuk menjaga kualitas pertumbuhan jangka panjang.

Dalam RUPST di Jakarta baru-baru ini, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 170 per saham atau senilai total Rp 451,89 miliar. Nilai tersebut setara dividend yield sekitar 16 persen berdasar harga penutupan saham pada perdagangan pada Senin (25/5).

Besaran dividen ini sekaligus mencerminkan upaya perseroan menjaga kepercayaan investor di tengah industri yang masih penuh tantangan. Group Chief Executive Officer MPMX Suwito Mawarwati mengatakan, 2025 menjadi periode yang sarat dinamika bagi industri otomotif nasional.

”Pada 2025 menjadi periode yang penuh dinamika bagi industri otomotif dan mobilitas nasional yang mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kehati-hatian, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar,” ujar Suwito.

Dia menegaskan, perseroan tetap berupaya mempertahankan kualitas bisnis dan memperkuat fundamental usaha secara berkelanjutan meski kondisi industri belum sepenuhnya pulih.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore