Ilustrasi ban mobil. (pixabay)
JawaPos.com - Banyak pengendara berpikir bahwa tekanan angin ban yang tinggi bisa membuat laju kendaraan menjadi lebih ringan dan hemat bahan bakar. Padahal, tekanan ban yang melebihi batas justru dapat memicu berbagai risiko serius yang berdampak langsung pada keselamatan saat berkendara.
Ban yang terlalu keras tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga mengganggu fungsi penting seperti daya cengkeram, stabilitas kendaraan, hingga efektivitas pengereman. Jika dibiarkan, kondisi ini bahkan bisa meningkatkan potensi kecelakaan di jalan raya tanpa kamu sadari.
Berikut 3 risiko menggunakan ban yang terlalu keras untuk keselamatan berkendara seperti dirangkum dari laman Wuling Indonesia!
1. Cengkeraman Ban Menurun dan Mobil Jadi Kurang Stabil
Ketika tekanan angin ban terlalu tinggi, bagian tengah telapak ban akan menggembung. Hal ini menyebabkan permukaan ban yang bersentuhan langsung dengan jalan menjadi lebih sempit dari seharusnya.
Akibatnya, daya cengkeram ban terhadap aspal menurun secara signifikan. Mobil pun menjadi kurang stabil saat kamu melakukan manuver seperti berbelok atau berpindah jalur, terutama ketika melaju dalam kecepatan tinggi.
Risiko semakin besar saat jalanan basah, karena alur ban tidak mampu membuang air secara optimal sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya hydroplaning atau ban melayang di atas genangan air.
2. Jarak Pengereman Bisa Jadi Lebih Panjang
Tekanan ban yang berlebihan juga berdampak pada performa sistem pengereman kendaraan. Karena traksi ban berkurang, ban akan lebih mudah kehilangan grip saat kamu melakukan pengereman mendadak.
Dalam kondisi darurat, ban bisa saja mengalami selip atau bahkan terkunci, sehingga mobil membutuhkan jarak berhenti yang lebih panjang dari biasanya. Selisih jarak beberapa meter saja bisa sangat berbahaya, apalagi jika kamu berada di lalu lintas padat atau berkendara dengan kecepatan tinggi.
3. Risiko Ban Meledak Secara Tiba-Tiba
Bahaya paling fatal dari tekanan angin ban yang terlalu keras adalah potensi terjadinya blowout atau ban meledak. Tekanan udara yang melebihi kapasitas akan memberikan beban berlebih pada dinding ban.
Ditambah dengan panas yang timbul akibat gesekan antara ban dan permukaan jalan, struktur ban bisa menjadi semakin rapuh. Kondisi ini membuat ban lebih rentan pecah secara tiba-tiba saat digunakan, yang berpotensi menyebabkan kamu kehilangan kendali penuh atas kendaraan dan memicu kecelakaan serius.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
