
Ilustrasi lampu indikator pada mobil. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Lampu indikator di dashboard yang terus menyala sering kali dianggap sepele oleh sebagian pengendara. Padahal, tanda ini bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan pada sistem mesin, kelistrikan, atau komponen penting lainnya. Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan bisa bertambah parah dan biaya perbaikan pun membengkak.
Karena itu, kamu tidak boleh menunda pengecekan saat lampu indikator menyala terus. Ada 5 langkah sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengidentifikasi sekaligus mengatasi masalah sebelum berkembang menjadi kerusakan serius seperti dirangkum dari laman Ibid Astra!
1. Cek dan Amati Kondisi Komponen Mesin
Saat lampu indikator menyala, langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah memeriksa bagian mesin. Buka kap mobil dan amati apakah ada kabel yang kendur, selang yang terlepas, atau tanda kebocoran cairan seperti oli dan coolant. Perhatikan juga suara mesin, apakah terdengar kasar atau tidak normal. Pemeriksaan awal ini penting untuk memastikan tidak ada gangguan fisik yang terlihat jelas.
2. Pastikan Kepala Aki dalam Kondisi Prima
Salah satu penyebab umum lampu indikator menyala adalah masalah pada sistem kelistrikan. Periksa kepala aki dan pastikan tidak ada karat atau kendor. Terminal aki yang longgar bisa mengganggu suplai listrik ke berbagai sensor mobil, sehingga memicu indikator menyala. Jika terlihat kotor atau berkarat, segera bersihkan agar arus listrik kembali stabil.
3. Biasakan Periksa Mobil Sebelum dan Sesudah Digunakan
Kebiasaan sederhana seperti mengecek kondisi mobil sebelum dan setelah dipakai bisa membantu mendeteksi masalah lebih dini. Perhatikan apakah ada bau terbakar, cairan menetes di bawah mobil, atau perubahan performa saat berkendara. Dengan pemeriksaan rutin, kamu bisa mengetahui tanda-tanda gangguan lebih cepat sebelum indikator terus menyala.
4. Segera Bawa ke Bengkel Resmi
Jika lampu indikator tetap menyala meski sudah dicek secara mandiri, sebaiknya segera bawa mobil ke bengkel resmi. Teknisi memiliki alat scanner untuk membaca kode error pada sistem elektronik mobil. Pemeriksaan profesional ini penting agar penyebab masalah bisa diketahui secara akurat dan ditangani dengan tepat.
5. Segera Ganti Komponen yang Rusak atau Aus
Komponen yang sudah aus, seperti sensor, busi, atau bagian sistem pembakaran, bisa menjadi pemicu lampu indikator menyala. Jangan tunda penggantian jika memang sudah waktunya diganti. Mengabaikan komponen rusak justru bisa menimbulkan kerusakan lanjutan pada sistem lain yang lebih mahal biaya perbaikannya.
Jangan anggap remeh lampu indikator yang menyala terus. Dengan langkah cepat dan penanganan yang tepat, kamu bisa menjaga performa mobil tetap optimal sekaligus menghindari risiko kerusakan yang lebih besar. (*)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
