
GAC E8 akan bersaing di pasar Mpv 7 penumpang, menantang brand lainnya yang sudah mapan. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)
JawaPos.com-GAC Indonesia resmi masuk ke salah satu segmen paling populer dan kompetitif di pasar otomotif nasional, yakni MPV (multipurpose vehicle) 7-seater. Melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, pabrikan asal Tiongkok tersebut meluncurkan MPV terbarunya sebagai langkah strategis untuk bersaing langsung di kelas kendaraan keluarga yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan mobil di Indonesia.
Segmen MPV 7-seater dikenal sebagai arena persaingan ketat yang telah diisi nama-nama besar, mulai dari Toyota dengan Kijang Innova Zenix dan Avanza, Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross, hingga Hyundai Stargazer dan Wuling Cortez. “Ini adalah pasar yang matang, tapi juga penuh peluang,” kata Iqbal Taufiqurrahman, Product and Strategy GAC Indonesia, menegaskan keyakinan GAC untuk masuk dan menawarkan pendekatan berbeda di kelas ini.
Mengusung tema “Redefine Future of Comfort”, GAC menempatkan MPV 7-Seater ini sebagai representasi kenyamanan masa depan. “Bagi GAC, kenyamanan tidak hanya soal fitur,” ujar Iqbal. “Kami melihatnya sebagai pengalaman berkendara yang intuitif, tenang, dan relevan dengan gaya hidup modern," lanjutnya.
Sebagai MPV premium, mobil ini mengusung konfigurasi kabin 2+2+3 dengan konsep mobile living room. Baris kedua dibekali captain seat lengkap dengan fitur pijat dan ventilated seat. “Kami ingin penumpang merasakan suasana lounge, bukan sekadar duduk di dalam mobil,” jelas Iqbal.
Pengalaman di dalam kabin diperkuat oleh layar sentral 14,6 inci berbasis Qualcomm Snapdragon 8155. Sistem ini memungkinkan respons yang cepat dan tampilan digital yang mulus. “Teknologi harus terasa natural dan mudah digunakan,” tambahnya.
Dari sisi dapur pacu, MPV 7-Seater GAC mengandalkan sistem hybrid yang memadukan mesin bensin 2.0L ATK, motor listrik, dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Kombinasi tersebut menghasilkan output hingga sekitar 237 kW, akselerasi 0–100 km/jam sekitar 8,8 detik, dengan konsumsi bahan bakar efisien di kisaran 5,7 liter per 100 km. “Ini soal keseimbangan antara performa dan efisiensi,” kata Iqbal.
Kenyamanan berkendara turut ditingkatkan melalui kabin senyap berstandar premium. GAC menyematkan kaca peredam suara berlapis ganda serta penyempurnaan NVH (Noise, Vibration, Harshness). “Kami ingin perjalanan tetap tenang di berbagai kondisi jalan,” ujarnya.
Di sektor keselamatan, MPV ini dibekali fitur komprehensif, mulai dari Level 2 Intelligent Driving Assistance, 540° panoramic camera, hingga enam airbag termasuk side curtain airbag sepanjang 2,9 meter. Struktur bodinya pun menggunakan lebih dari 75 persen baja berkekuatan tinggi. “Keselamatan adalah fondasi kenyamanan,” ucap Iqbal.
Ia menegaskan, kehadiran MPV 7-Seater ini bukan sekadar menambah portofolio produk. “Ini adalah simbol bagaimana GAC melihat masa depan mobilitas di Indonesia, lebih nyaman, lebih cerdas, dan semakin berorientasi pada pengalaman pengguna,” tutur dia. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022