
Ilustrasi memilih ban mobil yang sesuai. (Freepik)
JawaPos.com - Banyak pemilik mobil mengira ban hanya perlu diganti kalau sudah botak. Padahal, meski tapaknya masih tebal, ban mobil bisa saja sudah kedaluwarsa dan berisiko membahayakan keselamatan. Masalahnya, tanda-tanda ban tua sering kali tidak disadari karena terlihat “masih layak pakai”.
Umumnya, ban mobil memiliki masa pakai sekitar 5-6 tahun, tergantung cara pemakaian dan kondisi penyimpanan. Bahkan ban yang jarang dipakai pun tetap bisa mengalami penurunan kualitas akibat faktor usia dan lingkungan.
Supaya kamu tidak salah langkah, berikut 5 cara mudah untuk mengetahui apakah ban mobil kamu masih aman atau sudah waktunya diganti seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
Cara paling akurat untuk mengetahui usia ban adalah dengan memeriksa kode DOT (Department of Transportation). Kode ini biasanya tercetak di bagian samping atau dinding ban, meski kadang hanya ada di satu sisi saja.
Kode DOT terdiri dari kombinasi huruf dan angka, tetapi bagian terpentingnya adalah empat digit terakhir. Dua angka pertama menunjukkan minggu produksi, sedangkan dua angka terakhir menunjukkan tahun pembuatan.
Contohnya, jika tertulis DOT 2026, artinya ban tersebut diproduksi pada minggu ke-20 tahun 2026. Dari sini, kamu bisa langsung menghitung apakah usia ban sudah mendekati atau melewati batas aman pemakaian.
Beberapa merek ban kini sudah semakin transparan dengan mencantumkan informasi masa pakai atau rekomendasi penggantian langsung pada produk atau kemasannya. Jika ban kamu memiliki keterangan semacam ini, tentu akan jauh lebih mudah untuk menentukan kapan ban sebaiknya diganti.
Meski begitu, tetap penting untuk tidak hanya bergantung pada tulisan tersebut. Kondisi pemakaian dan lingkungan tetap berpengaruh besar terhadap umur ban, jadi sebaiknya informasi dari pabrikan dijadikan panduan awal saja.
Selain usia, kondisi fisik ban juga sangat menentukan kelayakan pakai. Kamu bisa mulai dengan mengecek apakah terdapat retakan kecil, benjolan, permukaan yang mengeras, telapak ban yang mulai halus, atau bentuk ban yang tidak normal.
Perlu diingat, ban yang usianya masih muda pun bisa cepat rusak jika sering melewati jalan rusak, membawa beban berlebih, atau tekanan anginnya tidak sesuai. Jika kamu menemukan tanda-tanda kerusakan tersebut, sebaiknya ban segera diganti meskipun usianya belum mencapai lima tahun.
Ban yang sudah menua biasanya akan menunjukkan penurunan performa. Kamu mungkin merasakan getaran berlebih di kemudi, mobil terasa kurang stabil saat menikung, atau muncul suara dengungan yang tidak biasa saat melaju.
Selain itu, ban tua juga cenderung kurang responsif saat pengereman, terutama di jalan basah. Jika kamu merasa jarak pengereman semakin panjang atau mobil mudah tergelincir, jangan anggap sepele. Itu bisa menjadi tanda bahwa kondisi ban sudah tidak optimal dan perlu segera diperiksa.
Jika kamu masih ragu menilai kondisi ban sendiri, langkah paling aman adalah membawa mobil ke bengkel, terutama bengkel resmi atau spesialis ban. Teknisi berpengalaman biasanya bisa langsung mengetahui apakah ban masih layak pakai atau sudah harus diganti.
Dengan pengecekan profesional, kamu tidak hanya lebih tenang, tapi juga bisa mencegah risiko kecelakaan akibat ban yang sudah kedaluwarsa tanpa disadari.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
