Ilustrasi memilih ban mobil. (Freepik)
JawaPos.com - Pemilihan ban sering dianggap sepele, padahal komponen ini memiliki pengaruh besar terhadap efisiensi kendaraan. Ban yang tepat tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga berperan dalam menekan konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang.
Di tengah harga BBM yang fluktuatif dan meningkatnya kesadaran terhadap kendaraan ramah lingkungan, ban hemat energi menjadi salah satu solusi yang patut dipertimbangkan. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, ada 5 faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum menentukan pilihan ban seperti dirangkum dari laman Wuling Indonesia!
1. Hambatan Gulir yang Lebih Rendah
Salah satu karakter utama ban hemat energi adalah hambatan gulir yang rendah. Hambatan gulir merupakan gaya yang menahan ban saat bersentuhan dengan permukaan jalan. Semakin kecil hambatan ini, semakin sedikit tenaga yang dibutuhkan mesin untuk menggerakkan kendaraan.
Produsen ban biasanya menerapkan teknologi khusus melalui pemilihan kompon karet yang lebih elastis serta desain tapak yang efisien. Hasilnya, kendaraan dapat melaju lebih ringan, konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien, dan emisi gas buang pun ikut berkurang.
2. Ukuran Ban Sesuai Standar Kendaraan
Ukuran ban yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan dapat berdampak langsung pada efisiensi energi. Ban yang terlalu besar atau terlalu kecil berpotensi menambah beban kerja mesin dan meningkatkan hambatan gulir.
Dengan menggunakan ukuran ban yang tepat, distribusi beban kendaraan menjadi lebih seimbang. Selain itu, aerodinamika kendaraan tetap terjaga sehingga performa dan efisiensi bahan bakar dapat berjalan secara optimal.
3. Desain dan Pola Tapak Ban
Pola tapak ban bukan hanya soal tampilan, tetapi juga berpengaruh terhadap efisiensi berkendara. Desain tapak yang tepat mampu mengurangi gesekan berlebih dengan permukaan jalan serta meminimalkan hambatan udara dan air.
Ban dengan pola tapak simetris atau asimetris umumnya lebih mendukung efisiensi dibandingkan ban dengan tapak kasar seperti ban off-road. Selain membantu penghematan bahan bakar, desain tapak yang baik juga tetap menjaga stabilitas dan traksi kendaraan di berbagai kondisi jalan.
4. Tekanan Angin Ban yang Ideal
Tekanan angin ban memiliki peran penting dalam menjaga efisiensi energi. Ban yang kurang tekanan udara akan terasa lebih berat saat melaju dan membuat mesin bekerja lebih keras, sehingga konsumsi bahan bakar meningkat.
Sebaliknya, tekanan angin yang terlalu tinggi juga tidak dianjurkan karena dapat mengurangi daya cengkeram dan mempercepat keausan ban. Oleh karena itu, pengecekan tekanan angin secara rutin sesuai rekomendasi pabrikan menjadi langkah sederhana namun sangat efektif untuk menjaga efisiensi kendaraan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
