
New Kia Sonet dipamerkan di GIIAS 2025. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com-Kia menandai 25 tahun kehadirannya di Indonesia dengan menyiapkan fase baru pengembangan bisnis untuk memperkuat posisi merek di pasar otomotif nasional. Momentum seperempat abad ini menjadi titik refleksi sekaligus pijakan bagi Kia dalam merumuskan strategi jangka panjang yang lebih terstruktur dan adaptif terhadap dinamika industri.
Selama lebih dari dua dekade, Kia tumbuh bersama perkembangan industri otomotif Indonesia melalui peluncuran berbagai model yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Konsistensi tersebut dinilai membangun hubungan jangka panjang berbasis kepercayaan dengan pelanggan dan menjadi fondasi keberlanjutan bisnis Kia di Tanah Air.
Managing Director of Kia Sales Indonesia, Bayu Riyanto, mengatakan persiapan menuju fase baru ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan Kia di Indonesia, sekaligus respons atas perubahan pasar dan percepatan transformasi industri otomotif.
“Kia percaya bahwa keberlanjutan sebuah brand dibangun melalui konsistensi, kepercayaan, dan kemampuan untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan pasar,” ujarnya.
Perkembangan industri otomotif nasional yang semakin pesat, dipengaruhi perubahan gaya hidup, kemajuan teknologi, dan meningkatnya ekspektasi konsumen, mendorong Kia untuk membangun pendekatan yang lebih terfokus dan menyeluruh. Tidak hanya pada pengembangan produk, tetapi juga pada pengalaman kepemilikan kendaraan yang terintegrasi.
Sejak awal kiprahnya di Indonesia, Kia menghadirkan model di berbagai segmen, mulai dari Kia Picanto sebagai city car, Kia Carens di segmen MPV keluarga, hingga SUV seperti Kia Seltos dan Kia Sonet yang menyasar konsumen perkotaan. Di era elektrifikasi, Kia juga memperkenalkan EV6 dan EV9 sebagai wujud komitmen menghadirkan solusi mobilitas masa depan.
Di tengah kondisi pasar otomotif yang dinamis akibat fluktuasi ekonomi, perubahan perilaku konsumen, dan adopsi teknologi yang kian cepat, Kia menilai strategi bisnis jangka panjang menjadi kebutuhan utama. Konsumen kini menilai kendaraan secara lebih komprehensif, mencakup produk, layanan purna jual, hingga kepercayaan terhadap merek selama masa kepemilikan.
Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, Kia berharap dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih lincah, memperkuat kedekatan dengan pasar, serta meningkatkan kontribusi terhadap ekosistem otomotif nasional.
“Untuk saat ini, satu hal yang dapat dipastikan bahwa Kia berkomitmen untuk terus tumbuh bersama Indonesia, dengan semangat baru yang dibangun di atas perjalanan panjang yang telah dilalui,” tuturnya. (*)

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
