
Pertamina Patra Niaga tunjuk 32 bengkel rekanan untuk menangani laporan motor brebet. (Dokumentasi Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus)
JawaPos.com - Motor matic yang bergetar saat gas dilepas tentu membuat pengalaman berkendara terasa tidak nyaman. Getaran ini bukan hanya mengganggu, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada komponen transmisi atau bagian pendukung lainnya.
Jika kamu membiarkannya terlalu lama, kondisi tersebut dapat berdampak pada performa motor dan memicu kerusakan lanjutan. Agar kamu tidak salah langkah, berikut 6 penyebab umum motor matic bergetar saat gas dilepas yang perlu kamu waspadai seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Pemasangan Spacer Tidak Tepat
Spacer berfungsi sebagai komponen pendukung untuk mengatur posisi velg dan tromol roda agar sejajar dengan sempurna. Jika pemasangannya tidak tepat, keseimbangan roda akan terganggu dan memicu getaran saat motor digunakan.
Kesalahan pemasangan spacer membuat tarikan akselerasi terasa berat dan putaran komponen di sistem CVT menjadi tidak halus. Akibatnya, getaran akan terasa jelas saat gas dilepas maupun ketika ditarik kembali.
Untuk mengatasinya, kamu perlu memastikan spacer terpasang sesuai posisi dan ukuran standar. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan di bengkel agar pemasangan kembali lebih presisi dan tidak menimbulkan masalah baru.
2. Sistem CVT Kotor
Sistem CVT yang kotor menjadi salah satu penyebab paling umum munculnya getaran pada motor matic. Debu, sisa kampas, dan kotoran lain dapat menghambat pergerakan komponen di dalam CVT.
Jika kondisi ini dibiarkan, gesekan antar komponen akan semakin besar dan bisa merembet ke bagian kopling. Getaran biasanya terasa saat kamu melepas gas atau saat motor melaju pelan.
Solusinya, lakukan pengecekan dan pembersihan CVT secara berkala. Kamu bisa membawanya ke bengkel resmi agar penanganannya dilakukan oleh teknisi berpengalaman dengan peralatan yang sesuai.
3. Weight Roller Bermasalah
Weight roller berperan sebagai pemberat pada pulley primer yang membantu menyalurkan tenaga mesin ke sistem CVT melalui v-belt. Komponen ini sangat berpengaruh pada kelancaran akselerasi motor.
Masalah sering muncul ketika roller dipasang tidak presisi atau sudah mengalami keausan. Kondisi tersebut membuat pergerakan pulley tidak seimbang sehingga tarikan motor terasa kasar dan muncul getaran saat gas dilepas.
Untuk mencegahnya, kamu perlu memeriksa kondisi roller secara rutin. Jika sudah aus atau bentuknya tidak lagi bulat sempurna, sebaiknya segera diganti agar performa motor kembali halus.
4. Kampas dan Dumper Kopling Mengalami Kerusakan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
