
Foto : Unsplash
JawaPos.com - Industri otomotif Indonesia yang tertekan sepanjang tahun 2025 diproyeksikan akan kembali bergairah pada 2026.
Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) bersama sejumlah pelaku industri menilai kondisi makro ekonomi dan politik yang lebih stabil akan menjadi pendorong utama pemulihan pasar mobil nasional.
Dikutip dari laman portal informasi digital Surat Indonesia, Gaikindo mencatat penjualan wholesales Januari November 2025 hanya mencapai 710.084 unit, turun 9,6 persen dibanding periode sama 2024 yang mencapai 785.917 unit.
Sementara penjualan retail juga melemah 8,4 persen menjadi 739.977 unit dari 807.586 unit pada tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan tekanan cukup besar bagi industri otomotif sepanjang 2025.
Meski penjualan menurun, sejumlah pelaku industri tetap optimis. Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia, Fransiscus Soerjopranoto, menyampaikan bahwa tren penurunan suku bunga akan memudahkan masyarakat mengambil kendaraan baru.
“Kami melihat sisi positif dari tahun 2026, sehingga memprediksi market bisa lebih daripada pencapaian 2025, atau di atas 750.000 unit,” ujarnya.
Optimisme ini didukung oleh karakter pasar otomotif Indonesia yang mayoritas pembelian dilakukan melalui kredit.
Dengan bunga kredit yang lebih rendah, peluang penjualan mobil baru diperkirakan meningkat signifikan.
Sejumlah faktor diyakini akan mendorong pertumbuhan pasar otomotif pada 2026. Stabilitas ekonomi dan politik yang lebih kondusif diperkirakan meningkatkan daya beli masyarakat.
Karakter pasar Indonesia yang dominan menggunakan pembiayaan kredit juga memberi peluang besar, terutama dengan tren suku bunga yang menurun.
Selain itu, antusiasme masyarakat terhadap kendaraan pribadi tetap tinggi meski penjualan sempat melemah.
Dukungan kebijakan pemerintah berupa regulasi dan insentif di sektor otomotif juga diharapkan memperkuat daya saing industri dan mempercepat pemulihan.
Meski optimisme tinggi, Gaikindo belum menetapkan target resmi penjualan nasional untuk 2026.
Fokus pembahasan masih pada regulasi dan kebijakan krusial, termasuk insentif pajak dan dorongan terhadap kendaraan listrik. Hal ini menjadi penentu apakah proyeksi optimis benar-benar bisa terwujud.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
