
VP of Engineering Alva, Cahya Agusta Harianto. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Alva kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Hal ini melalui penguatan infrastruktur pengisian daya end-to-end serta pengembangan teknologi yang menonjolkan efisiensi, konektivitas, dan keberlanjutan.
Komitmen tersebut dipaparkan dalam Media Workshop bertema “Powering the Future: Uncover ALVA’s Smart Mobility Innovations” yang berlangsung di Alva Experience Center, SCBD, Jakarta, Rabu (19/10).
Putu Swaditya Yudha, Chief Marketing Officer Alva, menjelaskan, transisi menuju kendaraan listrik tak hanya soal produk.
Melainkan juga soal membangun kepercayaan melalui kemudahan pengisian daya, keandalan performa, serta dukungan layanan yang menyeluruh.
“Dengan infrastruktur yang semakin luas dan teknologi yang semakin cerdas, Alva berkomitmen menghadirkan solusi mobilitas yang benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas adopsi kendaraan listrik di Indonesia secara berkelanjutan,” kata Putu.
Pendekatan end-to-end yang dihadirkan Alva tidak hanya fokus pada inovasi teknologi, tetapi juga memastikan kesiapan enabler dan implementasi nyata di lapangan.
Dengan demikian, keseluruhan ekosistem, mulai dari riset teknologi, sistem pengisian daya, hingga pengoperasian Boost Charge Station, dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi konsumen.
Dalam sesi workshop ini, Alva juga memaparkan lebih dalam ekosistem pengisian daya yang mereka kembangkan untuk memberikan pengalaman berkendara motor listrik yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi.
Ekosistem tersebut mencakup baterai Alva dengan sistem pengaturan suhu otomatis. Boost Charge Station, solusi pengisian cepat pertama untuk motor listrik di Indonesia, yang mampu mengisi daya dari 10 persen ke 50 persen dalam kurang dari 30 menit dan mencapai 80 persen dalam sekitar 50 menit.
Kemudian terdapat sistem Alva Intelligent Charging System (AICS), yang memungkinkan pengguna menyesuaikan daya pengisian sesuai kapasitas listrik rumah (280–840 watt) sehingga lebih fleksibel dan efisien.
Terakhir yakni lokasi charging station Alva yang ditempatkan di titik-titik strategis sehingga mudah untuk ditemukan.
Sementara itu, VP of Engineering Alva, Cahya Agusta Harianto, menambahkan bahwa, pendekatan end-to-end tersebut terhubung langsung dengan My Alva App.
Alhasil, pengguna bisa memantau status baterai, suhu baterai, progres pengisian daya, mengaktifkan sistem AICS, hingga lokasi charging station terdekat secara real-time.
“Dengan ini kami ingin memastikan bahwa setiap aspek dalam ekosistem pengisian daya Alva tidak hanya mendukung performa motor listrik secara optimal, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pengguna,” tukasnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
