Teknisi sedang melakukan proses Pre-Delivery Inspection. (Agfi Sagittian/Jawa Pos)
JawaPos.com-Dalam memberikan kenyamanan dan keamanan berkendara untuk konsumen, pabrikan otomotif roda dua, PT Astra Honda Motor (AHM) beserta seluruh jaringannya, memastikan kualitas sepeda motor prima sebelum sampai di tangan konsumen.
Salah satu cara untuk memastikan kualitas produk terbaik adalah melalui Pre-Delivery Inspection (PDI). Dalam proses ini, beberapa fungsi sepeda motor dicek sebelum dikirim ke konsumen, antara lain:
1. Pemeriksaan Oli
Sebagai bagian terpenting untuk menjaga kualitas mesin yang optimal, pengecekan oli menjadi hal yang paling utama. Hal ini dilakukan dengan melihat ketersediaan oli melalui kepala dipstick. Selain itu, juga diperlukan pengecekan area drain bolt untuk memastikan tidak ada kebocoran.
2. Sistem Kelistrikan
Secara mendasar ada 4 hal yang dicek, yakni fungsi kunci kontak atau Honda Smart Key, fungsi kunci stang, fungsi seat opener, dan fungsi electric starter. Selain itu, pengecekan terhadap digital panel meter juga dilakukan mencakup fungsi pompa bahan bakar, indikator speedometer, lampu sein kiri dan kanan, headlamp, lampu rem, pencahayaan pada plat nomor, klakson, power outlet socket untuk melakukan daya isi pada gawai, fungsi standar samping, dan lampu indikator Malfunction Indicator Lamp (MIL).
3. Cara Kerja Tuas Gas
Hal pertama yang dicek ialah kelancaran kerja tuas gas, di mana tuas gas akan otomatis bergerak kembali saat dilepas. Pengecekan juga dilakukan untuk melihat kesesuaian posisi stang kemudi saat menghadap kiri maupun kanan atau berada di tengah, sesuai dengan standar jarak. Bila diperlukan pengecekan yang lebih detail, tim PDI Honda akan mengecek routing kabel yang berada di area pipa steering stem.
4. Sistem Pengereman
Pengecekan dilakukan dengan menegakkan sepeda motor menggunakan standar tengah. Setelah itu, dicek posisi stang hingga minyak rem di kaca reservoir, uji dengan menggerak-gerakan posisi stang. Apabila minyak rem berada dalam posisi terendah batas permukaan terendah, maka akan ditambahkan minyak rem hingga batas maksimum. Pemeriksaan juga dilakukan pada selang rem dan alat pemasangnya (fitting) terhadap kebocoran atau longgar. Penyesuaian jarak main handle rem belakang dilakukan dengan memutar mur penyetelan yang berada dekat roda belakang.
5. Pemeriksaan Roda dan Ban
Tim PDI Honda akan memastikan roda tidak mengeluarkan bunyi yang tidak biasa dengan memutarnya. Hal ini dilakukan dengan menggerakkan ban ke kanan dan ke kiri hingga maksimal serta menekannya untuk memastikan bearing tidak longgar. Pemeriksaan tekanan ban dilakukan saat berada dalam kondisi dingin dan memastikan pengerjaan sesuai dengan petunjuk pengisian angin pada ban. Tahap akhir, pemeriksaan dilakukan pada arah rotasi roda agar ban tidak oleng.
“Kenyamanan konsumen selalu menjadi fokus utama kami. Karena itu, sepeda motor Honda dipersiapkan dengan teliti sejak awal melalui PDI, agar saat diterima konsumen sudah dalam kondisi terbaik,” ujar Technical Service Capella Dinamik Nusantara Riau, Taufiq Abdul Rahman. (*)

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
