
Ilustrasi: Ban mobil baru saat selesai dibuat di pabrik. (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Sering bingung kenapa mobil terasa licin saat hujan? Mungkin ban yang kamu pakai tidak sesuai dengan kondisi jalan. Memilih ban yang tepat sangat penting untuk keselamatan, apalagi saat musim hujan di mana genangan air bisa membuat mobil sulit dikendalikan.
Ternyata, ada perbedaan mendasar antara ban basah yang didesain khusus untuk jalanan licin dan ban biasa yang lebih cocok untuk jalanan kering.
Memahami perbedaan ini bisa bantu kamu mengambil keputusan yang tepat untuk keselamatan berkendara. Berikut 5 perbedaan utama antara keduanya seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
Ban basah memiliki pola alur yang lebih dalam, banyak, dan kompleks dengan blok-blok kecil. Desain ini dibuat agar ban bisa memecah genangan air dan mencegah mobil kehilangan traksi (aquaplaning). Sementara itu, ban kering punya pola alur yang lebih sedikit dan sederhana untuk memaksimalkan cengkeraman pada aspal kering.
Ban basah dibuat dari campuran karet yang lebih lunak. Karet lunak ini meningkatkan daya cengkeram ban pada jalanan basah, sehingga kamu bisa bermanuver dan berbelok dengan lebih aman.
Sebaliknya, ban kering menggunakan campuran karet yang lebih kaku agar lebih tahan lama dan tidak mudah aus.
Traksi maksimal adalah tujuan utama ban basah. Dengan alur yang lebih dalam dan banyak, ban ini bisa menjaga kontak dengan permukaan jalan yang basah. Ban kering, sebaliknya, dirancang untuk jalanan kering sehingga memiliki alur yang lebih dangkal dan sedikit, membuat traksinya tidak optimal di jalan basah.
Ban basah memiliki desain tapak dengan alur lateral yang efisien untuk mengalirkan air keluar dari bawah ban. Hal ini membuat kontak ban dan jalan tidak terhalang genangan air. Ban kering tidak memiliki kemampuan evakuasi air sebaik itu karena fokusnya adalah memaksimalkan kontak langsung dengan jalanan.
Saat jalanan licin, jarak pengereman mobil bisa lebih panjang. Ban basah, dengan campuran karetnya yang lunak, mampu memperpendek jarak pengereman dan meningkatkan kontrol mobil di jalan licin. Sedangkan ban kering, yang lebih kaku, memberikan pengereman optimal di jalan kering, namun berisiko slip saat digunakan di jalan basah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
