
Ujian praktik SIM C di Satpas Colombo, Selasa (8/8).
JawaPos.com - Kepemilikan SIM atau Surat Ijin Mengemudi masih banyak yang meremehkan pada hal ini penting bagi setiap pengendara. Pentingnya memiliki SIM adalah untuk memenuhi persyaratan hukum, membuktikan kelayakan berkendara dan pemahaman tata tertib lalu lintas.
Sekaligus SIM juga berfungsi sebagai alat identifikasi diri, serta merupakan sarana bagi penegakan hukum jika terjadi pelanggaran atau kecelakaan lalu lintas. Mengemudikan kendaraan tanpa SIM dapat mengakibatkan denda hingga Rp1.000.000 atau hukuman penjara.
Bahkan saat ini sudah ada aturan baru terkait penggolongan SIM yang diberlakukan, pengendara sepeda motor di Indonesia tidak lagi cukup hanya memiliki SIM C biasa. Kini, sesuai Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2021, SIM C terbagi menjadi tiga golongan, yaitu SIM C, SIM CI, dan SIM CII, yang masing-masing menyesuaikan kapasitas mesin motor.
Perbedaan SIM C, CI, dan CII
1. SIM C: Berlaku untuk motor dengan kapasitas mesin ≤ 250 cc. Umumnya dipakai untuk motor harian seperti skutik 125–150 cc atau motor bebek.
2. SIM CI : Berlaku untuk motor dengan kapasitas mesin 251–500 cc. Wajib dimiliki bagi pemilik motor sport kelas menengah atau motor gede (Moge) 400–500 cc.
3. SIM CII : Berlaku untuk motor dengan kapasitas mesin > 500 cc. Diperlukan untuk pengendara moge besar seperti Harley-Davidson, BMW R series, atau Triumph.
Nah, bagi Anda yang mempunyai kendaraan di atas 250cc tapi hanya mempunyai SIM C maka sebaiknya harus melakukan upgrade. Karena sesuai regulasi jika Anda menggunakan motor di atas 250 cc tetapi masih memakai SIM C biasa, maka dianggap tidak sesuai peruntukan, maka resiko ditilang semakin besar.
Selain itu untuk asuransi dan legalitas juga dibutuhkan, beberapa asuransi kendaraan maupun kecelakaan kerja bisa menolak klaim jika pengendara tidak memiliki SIM sesuai jenis kendaraan.
Mengendarai motor berkapasitas besar butuh skill berbeda dengan SIM CI atau CII, pengendara telah melalui tes khusus yang memastikan kompetensinya lebih terukur.
Polisi ingin membedakan keterampilan berkendara motor kecil dan motor gede. Dengan pemisahan SIM, kecelakaan lalu lintas diharapkan bisa ditekan.
Cara Upgrade SIM C ke SIM CI atau CII
Dari semua hal tersebut melakukan upgrade SIM C ke SIM CI atau CII sangat penting bagi pemilik motor dengan kapasitas mesin besar. Selain untuk menghindari sanksi hukum, hal ini juga memastikan kompetensi pengendara sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan.
Proses upgrade relatif mudah, hanya perlu memenuhi syarat usia, kepemilikan SIM sebelumnya, dan mengikuti ujian teori serta praktik. Dengan SIM yang sesuai, berkendara motor besar menjadi lebih aman, legal, dan terlindungi.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
