Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 17.02 WIB

Maka Motors Masifkan Motor Listrik, Cukup Rp 70 Ribu Driver Ojol Bisa Bawa Pulang Sepeda Motor EV

Tidak sedikit driver ojol memanfaatkan sepeda motor listrik sebagai mobilitas dalam kerjanya. - Image

Tidak sedikit driver ojol memanfaatkan sepeda motor listrik sebagai mobilitas dalam kerjanya.

JawaPos.com - Peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik menjadi langkah penting menuju transportasi berkelanjutan. Di Indonesia, sepeda motor listrik punya peluang besar karena mayoritas masyarakat menggunakan motor sebagai alat transportasi utama.

Bahkan tren kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif nasional telah mendorong putra bangsa untuk menciptakan motor listrik kebanggaan Indonesia, Maka Cavalry. Sejak diluncurkan pertengahan Januari lalu, motor listrik tersebut mampu terus menyedot perhatian publik dan mendapatkan respons positif dari pasar.

Namun, adopsinya masih menghadapi tantangan, mulai dari harga, infrastruktur, hingga edukasi konsumen. Untuk itu, dibutuhkan strategi yang tepat agar motor listrik bisa lebih cepat diterima masyarakat.

Terkait dalam hal tersebut, pabrikan lokal tersebut memperluas popularitas Maka Cavalry di berbagai kota di Indonesia. Hal ini sebagai pembuktian keseriusan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat terkait produk.

Harus diakui kalau kepopuleran Maka Cavalry menunjukkan penerimaan yang baik dari pasar. Bukan hanya masyarakat umum saja yang membeli, motor listrik tersebut juga sering terlihat berseliweran di jalanan untuk menunjang aktivitas para ojek online.

Raditya Wibowo, CEO & Founder Maka Motors mengungkapkan meskipun produknya tergolong pendatang baru, penggunaan motor ini sudah meluas ke berbagai segmen dan jadi andalan bagi banyak orang—mulai dari masyarakat umum, perusahaan-perusahaan, instansi pemerintah, sampai pengemudi ojek online.

"Adopsi yang luas ini memperlihatkan bahwa motor listrik buatan Indonesia ini berhasil memenuhi kebutuhan pasar yang paling mendasar, seperti jarak tempuh, performa, ketangguhan, dan kenyamanan,” bilang Raditya.

Radity menambahkan, untuk semakin memudahkan adopsi motor listrik, pihaknya juga menghadirkan program kepemilikan motor dengan skema yang dirancang khusus bagi pengemudi ojek online.

Dengan biaya sewa harian yang terjangkau, hanya Rp70.000, pengemudi dapat memiliki Maka Cavalry serta menikmati beragam keuntungan.

Keuntungan tersebut diantaranya, seperti fasilitas fast charging gratis di semua Maka Showroom, perawatan rutin gratis selama tiga tahun, layanan darurat 24 jam selama satu tahun, dan perlindungan asuransi.

"Untuk mengikuti program ini, pengemudi ojek online cukup melengkapi dokumen yang diperlukan seperti KTP dan SIM C aktif, serta mengikuti proses verifikasi," ujat Raditya.

Memang, untuk memasifkan sepeda motor listrik di Indonesia, dibutuhkan kombinasi strategi dari berbagai aspek: harga terjangkau, pembiayaan ringan, infrastruktur memadai, edukasi masyarakat, layanan purna jual kuat, inovasi teknologi, serta dukungan regulasi.

Dengan kolaborasi antara produsen, pemerintah, dan masyarakat, motor listrik dapat menjadi pilihan utama transportasi ramah lingkungan di masa depan.

"Kami tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga memastikan produk kami relevan dengan kebutuhan dan selera masyarakat Indonesia. Dengan layanan purna jual yang andal dan infrastruktur pendukung seperti fasilitas fast charging, Maka Motors siap mempercepat
transisi menuju ekosistem transportasi listrik," pungkasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore