
Tidak sedikit driver ojol memanfaatkan sepeda motor listrik sebagai mobilitas dalam kerjanya.
JawaPos.com - Peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik menjadi langkah penting menuju transportasi berkelanjutan. Di Indonesia, sepeda motor listrik punya peluang besar karena mayoritas masyarakat menggunakan motor sebagai alat transportasi utama.
Bahkan tren kendaraan elektrifikasi di pasar otomotif nasional telah mendorong putra bangsa untuk menciptakan motor listrik kebanggaan Indonesia, Maka Cavalry. Sejak diluncurkan pertengahan Januari lalu, motor listrik tersebut mampu terus menyedot perhatian publik dan mendapatkan respons positif dari pasar.
Namun, adopsinya masih menghadapi tantangan, mulai dari harga, infrastruktur, hingga edukasi konsumen. Untuk itu, dibutuhkan strategi yang tepat agar motor listrik bisa lebih cepat diterima masyarakat.
Terkait dalam hal tersebut, pabrikan lokal tersebut memperluas popularitas Maka Cavalry di berbagai kota di Indonesia. Hal ini sebagai pembuktian keseriusan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat terkait produk.
Harus diakui kalau kepopuleran Maka Cavalry menunjukkan penerimaan yang baik dari pasar. Bukan hanya masyarakat umum saja yang membeli, motor listrik tersebut juga sering terlihat berseliweran di jalanan untuk menunjang aktivitas para ojek online.
Raditya Wibowo, CEO & Founder Maka Motors mengungkapkan meskipun produknya tergolong pendatang baru, penggunaan motor ini sudah meluas ke berbagai segmen dan jadi andalan bagi banyak orang—mulai dari masyarakat umum, perusahaan-perusahaan, instansi pemerintah, sampai pengemudi ojek online.
"Adopsi yang luas ini memperlihatkan bahwa motor listrik buatan Indonesia ini berhasil memenuhi kebutuhan pasar yang paling mendasar, seperti jarak tempuh, performa, ketangguhan, dan kenyamanan,” bilang Raditya.
Radity menambahkan, untuk semakin memudahkan adopsi motor listrik, pihaknya juga menghadirkan program kepemilikan motor dengan skema yang dirancang khusus bagi pengemudi ojek online.
Dengan biaya sewa harian yang terjangkau, hanya Rp70.000, pengemudi dapat memiliki Maka Cavalry serta menikmati beragam keuntungan.
Keuntungan tersebut diantaranya, seperti fasilitas fast charging gratis di semua Maka Showroom, perawatan rutin gratis selama tiga tahun, layanan darurat 24 jam selama satu tahun, dan perlindungan asuransi.
"Untuk mengikuti program ini, pengemudi ojek online cukup melengkapi dokumen yang diperlukan seperti KTP dan SIM C aktif, serta mengikuti proses verifikasi," ujat Raditya.
Memang, untuk memasifkan sepeda motor listrik di Indonesia, dibutuhkan kombinasi strategi dari berbagai aspek: harga terjangkau, pembiayaan ringan, infrastruktur memadai, edukasi masyarakat, layanan purna jual kuat, inovasi teknologi, serta dukungan regulasi.
Dengan kolaborasi antara produsen, pemerintah, dan masyarakat, motor listrik dapat menjadi pilihan utama transportasi ramah lingkungan di masa depan.
"Kami tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga memastikan produk kami relevan dengan kebutuhan dan selera masyarakat Indonesia. Dengan layanan purna jual yang andal dan infrastruktur pendukung seperti fasilitas fast charging, Maka Motors siap mempercepat
transisi menuju ekosistem transportasi listrik," pungkasnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
