Ilustrasi pengemudi mobil (Dok. Pexels/Sami Aksu)
JawaPos.com - Banyak pengemudi pemula merasa tegang ketika harus menghadapi lalu lintas padat atau kondisi jalan yang menantang. Kekhawatiran ini sering muncul karena minimnya pengalaman nyata, sehingga konsentrasi mudah buyar dan reaksi cenderung lambat.
Kendala itu bisa diatasi dengan pembiasaan disiplin dan penerapan teknik berkendara yang sederhana. Latihan teratur disertai kesadaran akan etika berlalu lintas akan membantu pemula lebih siap menghadapi situasi apa pun.
Berikut adalah 7 tips panduan mengemudi yang aman, nyaman, dan menyenangkan, khususnya bagi Anda yang baru pertama kali berkendara di jalan raya, dilansir dari Antara News dan Otoklix.
1. Disiplin di Jalan
Disiplin merupakan kunci utama dalam berkendara. Pengemudi pemula wajib membiasakan diri berhenti tepat di garis lampu merah, tidak menyerobot jalur lawan arah, serta menghindari sikap ugal-ugalan. Kebiasaan ini penting agar lalu lintas tetap tertib dan risiko kecelakaan berkurang.
Dengan melatih kedisiplinan sejak awal, pengemudi akan terbiasa mengambil keputusan yang benar secara otomatis. Misalnya, ketika lampu kuning menyala, pemula yang disiplin akan menahan kendaraan, bukan justru menambah kecepatan untuk menerobos.
2. Pahami Rute Perjalanan
Mengetahui rute sebelum berangkat membantu mengurangi rasa panik di jalan. Pengemudi pemula sebaiknya mempelajari jalur, titik rawan macet, lokasi SPBU, hingga area istirahat agar perjalanan lebih terkontrol.
Jika rute sudah dipahami, konsentrasi tidak mudah terganggu oleh keraguan arah atau ketakutan tersesat. Pemula juga lebih siap menghadapi jalan alternatif apabila rute utama macet atau ditutup karena perbaikan.
3. Jaga Pikiran Tetap Tenang
Ketenangan mental sangat berpengaruh pada keterampilan mengemudi. Pikiran positif membantu pengemudi lebih fokus, tidak mudah panik, dan cepat dalam mengambil keputusan saat menghadapi situasi mendadak.
Sebaliknya, rasa cemas berlebihan membuat kendali setir menjadi kaku dan respons terhadap kondisi jalan lebih lambat. Dengan berlatih menjaga ketenangan, pemula akan lebih nyaman menghadapi lalu lintas padat maupun saat parkir di ruang sempit.
4. Terapkan Jarak Aman
Menjaga jarak aman adalah aturan yang wajib dipatuhi. Aturan tiga detik saat berkendara di atas 40 km/jam menjadi pedoman sederhana yang efektif mencegah tabrakan beruntun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
