Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Agustus 2025 | 18.08 WIB

Besarnya Pasar Otomotif di Indonesia, Pelumas Asal Abu Dhabi Lakukan Penetrasi Pasar

Ilustrasi penggantian oli mesin pada mobil hybrid. (Car From Japan) - Image

Ilustrasi penggantian oli mesin pada mobil hybrid. (Car From Japan)

JawaPos.com - Melihat data yang dihimpun Korlantas Polri bahwa jumlah populasi kendaraan bermotor di Indonesia yang aktif sampai periode bulan kedua di 2023 mencapai 153.400.392 unit.

Angka tersebut mencakup 147.153.603 unit kendaraan pribadi yaitu 127.976.339 unit sepeda motor (87 persen) dan 19.177.264 mobil pribadi. Sisanya merupakan angkutan barang dan orang, yaitu 5,7 juta unit mobil besar, 213.788 unit bus, dan 85.113 unit kendaraan khusus. 

Ini artinya pengguna kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat atau lebih sangat seksi dan penjadi pasar berpotensi bagi industri pendukung terkait salah satunya adalah pelumas.

Ini merupakan peluang positif dan menjadi magnet bagi produsen pelumas global untuk bermain di Indonesia.

Perlu diketahui, pasar pelumas di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar dan paling dinamis di Asia Tenggara. Hal ini dilihat dari data riset Mordor Intelligence, volume pasar ini diproyeksikan mencapai 1,06 miliar liter pada 2025 dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 3,85% hingga 2030.

Melihat hal ini Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), yang merupakan salah satu perusahaan energi terbesar di dunia, bersama mitra distribusinya di Indonesia, PT Garuda Petro Perkasa, mempertegas komitmen jangka panjangnya turut bermain di pasar pelumas nasional. 

Memanfaatkan momentum pertumbuhan permintaan pelumas di Indonesia Adnoc melalui mitra nya memperkuat jaringan distribusi, membangun kemitraan strategis, dan mengedepankan kualitas produk berstandar global.

Potensi tersebut didorong oleh pertumbuhan populasi kendaraan bermotor, sektor manufaktur, dan peningkatan kesadaran akan efisiensi energi serta keberlanjutan.

Saber Al Ammari, Vice President Lubricants, Base Oil & Specialties Adnoc, berterus terang bahwa Indonesia merupakan pasar strategis di Asia Tenggara. 

Perlu diketahui Adnoc Voyager saat ini digunakan di lebih dari 47 negara dengan 180+ sertifikasi internasional, termasuk dari API, JASO, dan OEM ternama.

Produk ini telah diadaptasi untuk iklim tropis dan gaya berkendara di Indonesia, mendukung efisiensi bahan bakar dan interval penggantian pelumas yang lebih panjang.

Sejak 2018, PT Garuda Petro Perkasa sudah menjadi distributor resmi Adnoc di Indonesia dan membangun jaringan distribusi di 12 wilayah strategis, dengan target bertambah dua kali lipat pada 2026. 

Menurut Ismet Sebastian, Direktur Sales & Marketing PT Garuda Petro Perkasa saat berjumpa dengan awak media mengatakan kalau strategi ekspansi ini didukung oleh positioning Adnoc Voyager sebagai pelumas premium. 

"Pangsa pasar Adnoc di Indonesia saat ini masih di bawah 1%. dan menargetkan pencapaian 1% dalam waktu dekat. Hasi positif dicapai dalam kinerja awal Adnoc di pasar domestik dengan mencatat pertumbuhan impresif. Di tahun pertama masuk pasar tumbuh 200%, lalu secara konsisten naik 30% per tahun," ujarnya.

Pabrikan pelumas asal Abu Dhabi tersebut melihat ruang pertumbuhan masih sangat besar, khususnya di segmen industri dan armada transportasi yang membutuhkan pelumas berkualitas tinggi.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore