Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Agustus 2025 | 18.40 WIB

Jangan Salah Sabun! Ini 8 Dampak Buruk Pakai Sabun Cuci Piring untuk Mencuci Motor Kesayangamu

Ilustrasi saat mencuci motor / sumber: motodeal.com.ph - Image

Ilustrasi saat mencuci motor / sumber: motodeal.com.ph

JawaPos.com - Banyak orang masih mengira bahwa sabun cuci piring bisa digunakan untuk membersihkan motor, padahal kenyataannya tidak demikian.

Penggunaan sabun jenis ini justru bisa membawa dampak buruk bagi penampilan hingga perlindungan lapisan cat motor kesayanganmu.

Meski terlihat praktis dan ampuh mengangkat kotoran, sabun cuci piring mengandung bahan yang terlalu keras untuk permukaan kendaraan. Kebiasaan ini, jika dibiarkan, bisa membuat motor jadi kusam, warna cat memudar, bahkan memicu karat.

Berikut ini 8 efek negatif yang sering muncul akibat kebiasaan ini, seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.

1. Body Motor Tampak Kusam

Alih-alih membuat motor lebih mengkilap, penggunaan sabun cuci piring justru bisa membuat permukaan body terlihat kusam.

Kandungan bahan kimia tertentu dalam sabun tersebut tidak ramah terhadap lapisan cat motor.

2. Warna Cat Berangsur Pudar

Faktor lingkungan seperti sinar matahari dan hujan memang bisa memudarkan warna motor, tetapi sabun cuci piring yang terlalu sering digunakan juga dapat mempercepat proses tersebut. Kandungan kerasnya berisiko mengikis lapisan lilin pelindung cat.

3. Lapisan Coating Mudah Rusak

Lapisan coating atau pelindung motor sangat rentan terhadap zat kimia dengan pH tinggi, seperti alkali yang terdapat pada sabun pencuci piring. Jika terus digunakan, lapisan pelindung ini bisa terkikis dan kehilangan fungsinya.

4. Stiker Mudah Terkelupas

Kandungan dalam sabun cuci piring tidak hanya mempengaruhi cat dan coating, tapi juga merusak daya rekat stiker pada motor. Akibatnya, stiker tidak menempel dengan sempurna atau bahkan cepat terlepas.

5. Meningkatkan Risiko Karat

Jika tidak dibilas sampai benar-benar bersih, sisa sabun cuci piring bisa meninggalkan bekas yang mempercepat timbulnya karat, terutama pada bagian logam motor.

Sabun khusus motor biasanya dilengkapi zat anti-karat, sedangkan sabun piring tidak memilikinya.

6. Lapisan Krom Bisa Terkikis

Bagian motor yang dilapisi krom akan kehilangan kilau dan perlindungannya jika terlalu sering terkena sabun cuci piring. Hal ini tidak hanya mempengaruhi tampilan, tetapi juga bisa menurunkan nilai jual motor.

7. Menimbulkan Noda Putih

Sabun cuci piring dapat meninggalkan bekas noda putih yang sulit dihilangkan dari permukaan motor. Untuk mengatasinya, biasanya dibutuhkan produk pembersih khusus yang harganya tidak murah.

8. Kurang Efektif Membersihkan Kotoran Motor

Jenis kotoran yang menempel pada motor seperti debu dan oli lebih efektif dibersihkan dengan sabun khusus motor. Sabun cuci piring didesain untuk membersihkan lemak dan minyak pada peralatan dapur, sehingga secara fungsi tidak cocok dan tidak efisien untuk motor.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore