
Menjajal All New Destinator besutan Mitsubishi yang diproduksi di Indonesia
JawaPos.com -
All new Mitsubishi Destinator bukan sebuah XForce dibikin panjang, ini sebuah stigma yang menempel untuk SUV tujuh penumpang terbaru yang diproduksi di Indonesia oleh Mitsubishi.
Penasaran ingin membuktikan, pabrikan Jepang tersebut memberikan kesempatan merasakan langsung All New Destinator menyusui jalanan kota Jakarta hingga menetes fitur yang dibenamkan di Sirkuit Sentul.
Namun sebelumnya, sebagai indormasi kalau Destinator menjadi model ketiga Mitsubishi yang lahir dari pengembangan lokal setelah Xpander dan Xforce. Ini sekaligus menjadi simbol perayaan 55 tahun kiprah Mitsubishi Motors di Indonesia.
Meskipun saat tes singkat ini belum mewakili untuk bisa menceritakan All New Destinator, namun bisa mewakili beberapa hal yang membicarakan kenyamanan dan keamanan dalam fitur yang dibenamkan.
Secara tampilan, kesan pertama melihat Destinator adalah elegan dan berkelas, dengan bahasa desain Dynamic Shield yang menjadi ciri khas Mitsubishi.
Masuk dalam kabin mobil tiga baris dipenuhi material premium, didukung panoramic sunroof besar yang bisa disesuaikan dalam kelipatan lima persen serta ambient light dengan 64 pilihan warna.
Fitur konektivitas memudahkan pengguna mengaktikan melalui aplikasi My Mitsubishi Connect. Pengguna bisa menyalakan mesin dan AC dari jarak jauh lewat smartphone, termasuk mengunci dan membuka pintu kendaraan.
Sistem infotainment dilengkapi layar 12,3 inci yang terhubung dengan audio premium Yamaha, serta layar digital 8 inci khusus pengemudi. Setiap baris kursi mendapat akses USB tipe A dan C, serta tambahan kenyamanan berupa meja lipat dan ruang penyimpanan praktis.
Ruang bagasi pun didesain fleksibel dengan konfigurasi kursi lipat yang memungkinkan angkutan barang panjang tanpa mengorbankan kenyamanan penumpang.
Titik awal dimulai dari kantor MMKSI di kawasan Pulomas, Jakarta Timur lalu melalui rute melintasi Monas, Bundaran HI, lalu masuk ke jalan tol menuju kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Kondisi yang cukup padat bisa memanfaatkan fitur Auto star stop. Ya ketika mobil berhenti dalam kemacetan atau lampu merah mesin akan mati dengan sendirinya. Ketika kaki menekan gas, maka mesin akan menyala kembali, ini akan menghemat BBM.
Sesampainya di PIK beristirahat sejenak dengan sesi pemotretan lalu berlanjut menuju Sirkuit Sentul. Di Sirkuit inilah memaksimalkan untuk menguji mesin baru berkapasitas 1.5L turbo yang diklaim mampu menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 250 Nm.
Selama perjalanan menuju Sentul ternyata lebih dari cukup untuk penggunaan harian apalagi Destinator juga dibekali beragam mode berkendara. Paling menarik adalah mode berkendara Tarmac sebuah fitur baru pada model Mitsubishi terbaru.
Pada mode Tarmac, tenaga mobil langsung berubah dimana tarikan bawah lebih responsif, hentakan tenaga yang dihasilkan terkendali dengan aman.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
