Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 Juli 2025 | 00.30 WIB

Kenapa Lampu Kabut Mobil Kebanyakan Berwarna Kuning, Ternyata Ini Alasannya

Ilustrasi lampu kabut memiliki warna yang berbeda dari lampu utama mobil karena beberapa alasan. (deAutoLED). - Image

Ilustrasi lampu kabut memiliki warna yang berbeda dari lampu utama mobil karena beberapa alasan. (deAutoLED).

JawaPos.com - Fog lamp atau lampu kabut menjadi salah satu komponen penting pada mobil. Selain lampu utama, lampu kabut ini sangat berguna membantu penerangan mobil saat melalui skenario jalan tertentu seperti cuaca berkabut, hujan dan kondisi jalan yang sangat gelap.

Lampu kabut juga berbeda dari lampu utama, biasanya, lampu kabut ini berwarna kuning dengan watt yang lebih besar. Saat modifikasi lampu utama banyak dilakukan dan mengganti cahayanya menjadi putih, lampu kabut disarankan tetap sesuai standar pabrikan, yakni berwarna kuning.

Kenapa demikian? Ternyata ada alasannya. 

Mengutip Car And Driver, lampu kabut berwarna kuning lebih disukai karena gelombangnya yang lebih panjang dapat menembus kabut, hujan, dan salju dengan lebih baik, sehingga meningkatkan visibilitas. 

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa cahaya kuning menyebar lebih sedikit dari pada warna lain seperti putih, sehingga mengurangi silau dan memungkinkan pengemudi untuk melihat lebih jelas. Selain itu, cahaya kuning lebih menyejukkan mata dalam kondisi visibilitas rendah, sehingga lebih mudah bagi pengendara untuk fokus pada jalananan.

Seperti sudah disinggung sedikit di atas, lampu kabut adalah perlengkapan lampu otomotif khusus yang dirancang untuk meningkatkan visibilitas dalam kondisi cuaca yang menantang, seperti kabut, hujan lebat, salju, atau debu. 

Tidak seperti lampu depan standar, lampu kabut dipasang lebih rendah pada kendaraan dan memancarkan sinar cahaya yang lebar dan pendek. Desain ini membantu mengurangi silau dan menerangi jalan di depan, sehingga memudahkan pengemudi untuk bernavigasi dengan aman. 

Pentingnya lampu kabut terletak pada kemampuannya menembus kondisi atmosfer yang padat, di mana lampu depan biasa dapat memantulkan tetesan air atau partikel, sehingga menciptakan efek yang menyilaukan. 

Lampu kabut meningkatkan kemampuan pengemudi untuk melihat rintangan, marka jalan, dan kendaraan lain, sehingga secara signifikan mengurangi risiko kecelakaan. Lampu kabut juga membuat kendaraan Anda lebih terlihat oleh orang lain, sehingga meningkatkan keselamatan bagi setiap orang di jalan. 

Lampu kabut berwarna kuning juga memiliki beberapa keuntungan. Lampu kabut kuning cenderung tidak memantulkan tetesan air, salju, atau kabut, sehingga mengurangi silau dan meningkatkan jarak pandang. 

Kontras lampu kabut berwarna kuning juga lebih besar. Mengutip, Underground Lighting, mata manusia lebih sensitif terhadap cahaya kuning, yang dapat meningkatkan kontras dan membuatnya lebih mudah melihat objek dalam kondisi visibilitas rendah. 

Terakhir, cahaya kuning membuat mata tegang dibandingkan cahaya putih, membuatnya lebih nyaman untuk penggunaan jangka panjang dalam kondisi visibilitas yang buruk. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore