Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juli 2025 | 23.25 WIB

Waspadai 5 Risiko Menggunakan Oli Motor Manual di Motor Matic, Bisa Rusak Mesin

Ilustrasi mengganti oli motor. (Full Throttle Houston) - Image

Ilustrasi mengganti oli motor. (Full Throttle Houston)

JawaPos.com - Menggunakan oli yang tidak sesuai dengan jenis motor bisa berdampak serius terhadap performa dan usia mesin. Salah satu kesalahan umum adalah memakai oli motor manual pada motor matic.

Meski dampaknya mungkin tidak langsung terasa, penggunaan jangka panjang dapat memicu berbagai masalah teknis yang merugikan. Motor matic membutuhkan pelumas khusus yang dirancang untuk menghadapi suhu tinggi dan putaran mesin konstan. 

Oli motor manual yang tidak memiliki karakteristik tersebut justru bisa menyebabkan mesin cepat panas, munculnya kerak, penurunan performa, hingga menggugurkan garansi pabrikan.

Karena itu, penting untuk memastikan jenis oli yang digunakan benar-benar sesuai spesifikasi kendaraan kamu.

Berikut adalah 5 dampak negatif jika oli motor manual digunakan pada motor matic seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Mesin Mudah Panas

Oli motor manual mengandung aditif gesekan yang tidak mendukung sistem pendinginan optimal. Pada motor matic yang cenderung cepat panas, oli jenis ini bisa memperparah suhu mesin dan meningkatkan risiko overheat.

2. Penurunan Performa Mesin

Ketidaksesuaian spesifikasi membuat pelumasan kurang maksimal, sehingga komponen mesin bekerja lebih keras. Hal ini menyebabkan tarikan terasa lebih berat dan konsumsi bahan bakar meningkat.

3. Munculnya Endapan dan Kerak

Oli motor manual tidak mampu bertahan dalam suhu tinggi dan ritme kerja mesin matic, yang dapat menghasilkan endapan dan kerak. Endapan ini bisa menyumbat saluran oli dan mempercepat keausan mesin.

4. Oli Cepat Rusak

Tidak diformulasikan untuk menghadapi beban panas tinggi, oli manual lebih cepat menghitam dan kehilangan daya lumas saat digunakan di motor matic. Ini membuat masa pakai oli menjadi lebih pendek.

5. Garansi Bisa Gugur

Jika motor masih dalam masa garansi, penggunaan oli yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan dapat menyebabkan gugurnya garansi. Hal ini menjadi kerugian besar jika terjadi kerusakan mesin.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore