Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Juni 2025 | 13.00 WIB

5 Tips Merawat Sistem Pendingin Mesin Mobil agar Tetap Optimal

Ilustrasi sistem pendingin mesinmobil (Dok. Philipp Katzenberger/Unsplash)

JawaPos.com - Sistem pendingin mesin mobil adalah salah satu elemen penting yang bekerja di balik layar untuk menjaga kendaraan tetap berjalan lancar.

Fungsinya adalah untuk mengatur suhu mesin agar tidak terlalu panas saat bekerja. Tanpa sistem pendingin yang baik, mesin berisiko mengalami overheat yang bisa menyebabkan kerusakan permanen.

Karena itu, merawat sistem pendingin bukan hanya tugas teknisi saat servis berkala, tapi juga tanggung jawab pemilik kendaraan untuk memastikan semua komponennya bekerja dengan baik setiap saat.

Sistem pendingin mesin mobil memegang peranan penting dalam menjaga suhu kerja mesin tetap stabil. Jika tidak dirawat dengan baik, overheat bisa terjadi dan merusak komponen vital dalam mobil

Dilansir dari laman Suzuki dan Astra Daihatsu, berikut adalah beberapa tips perawatan sistem pendingin mesin mobil yang bisa dilakukan secara berkala:

1. Periksa Filter Udara

Filter udara berfungsi menyaring kotoran dari udara yang masuk ke ruang pembakaran. Jika filter udara kotor atau tersumbat, pembakaran jadi tidak maksimal dan mesin bisa bekerja lebih keras.

Kondisi ini membuat suhu mesin meningkat lebih cepat. Pemeriksaan dan penggantian filter udara secara rutin dapat membantu sistem pendingin bekerja lebih efisien karena suhu mesin lebih stabil.

2. Periksa Termostat

Termostat adalah komponen yang mengatur sirkulasi cairan pendingin berdasarkan suhu mesin. Jika termostat macet atau tidak bekerja normal, cairan pendingin bisa terlambat bersirkulasi, menyebabkan mesin cepat panas.

Memastikan termostat dalam kondisi baik membantu menjaga suhu mesin tetap dalam batas optimal, terutama saat kondisi lalu lintas padat atau saat menempuh perjalanan jauh.  

3. Cek Kondisi Radiator

Radiator merupakan pusat utama sistem pendinginan. Periksa secara rutin apakah ada kebocoran, karat, atau sumbatan pada saluran radiator. Pastikan juga air radiator (coolant) berada pada level yang tepat dan tidak tercampur dengan kotoran.

Penggunaan cairan pendingin yang sesuai spesifikasi pabrikan penting untuk mencegah korosi dan mendukung perpindahan panas secara maksimal.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore