Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Juni 2025 | 00.25 WIB

Mengenal Bahaya Mengisi Oli Mesin Terlalu Banyak, Ini 5 Efek Buruk yang Akan Terjadi

Montir mengganti oli mesin sepeda motor saat pelayanan servis dan ganti oli gratis di Kantor Kecamatan Kota Tangerang, Senin (17/3/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Montir mengganti oli mesin sepeda motor saat pelayanan servis dan ganti oli gratis di Kantor Kecamatan Kota Tangerang, Senin (17/3/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Mengisi oli mesin dalam jumlah banyak tidak selalu berarti membuat performa kendaraan lebih optimal. Faktanya, mengisi oli terlalu banyak justru bisa memberikan efek buruk pada mesin. 

Bagi kamu yang sering membiarkan oli mesin terisi terlalu banyak, penting untuk mengetahui efek buruk yang akan terjadi. Tujuannya jelas agar motor kamu tak seringkali bolak balik bengkel!

Berikut adalah 5 efek buruk mengisi oli mesin terlalu banyak yang perlu diketahui seperti dirangkum dari laman Suzuki.co.id!

1. Menurunkan Kualitas Oli

Berlebih dalam mengisi oli mesin bisa menyebabkan kualitas oli menurun. Oli yang berlebih membuat ruang oli engkol berpotensi menggenangi poros, sehingga mesin motor menjadi lebih kasar dan oli yang tadinya memiliki kualitas bagus justru bisa merusak komponen kendaraan.

2. Menghambat Pergerakan Piston Motor

Mengisi oli mesin terlalu banyak bisa berdampak buruk pada piston motor. Piston harus bekerja lebih keras untuk menjaga kinerja mesin kendaraan, dan poros engkol berpotensi terendam, sehingga mengganggu pergerakan piston dan membuat tenaga yang dihasilkan menjadi tidak optimal.

3. Kinerja Kopling Terganggu

Dampak lainnya yakni membuat kinerja kopling menjadi terganggu. Oli mesin yang terlalu banyak bisa membuat kopling mengalami slip, sehingga tenaga mesin akan berkurang dan mesin motor berpotensi mengalami kerusakan dalam jangka panjang.

4. Risiko Kebocoran Oli

Kendaraan lebih berisiko mengalami kebocoran oli jika kamu mengisi oli secara berlebihan. Mengisi oli terlalu banyak akan membuat oli meluber ke komponen mesin yang lainnya, sehingga oli bisa masuk ke komponen yang tidak semestinya dan menyebabkan kebocoran oli.

5. Pelumasan Mesin Tidak Maksimal

Mengisi oli mesin yang terlalu banyak justru bisa menyebabkan mesin tidak terlamasi dengan maksimal. Pompa oli harus bekerja lebih keras untuk menyalurkan oli ke semua komponen mesin, sehingga jika berlangsung dalam jangka panjang, efek ini bisa menyebabkan kerusakan yang parah pada mesin kendaraan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore