
Desainer mobil listrik Ora, Andrew Dreyson di Shanghai Auto Show 2025. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com -
Ora mobil listrik yang sempat muncul di ajang Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2023 tahun ini akan resmi diluncurkan. Sejak pertama kali diperkenalkan di GIIAS dua tahun lalu mendapat respon positif pasar.
Bahkan Ora yang merupakan brand mobil Tiongkok di bawah naungan GWM (Great Wall Motor) telah menerima banyak Surat Pemesanan Kendaraan (SPK).
Hal ini ditegaskan Martina Danuningrat, Strategy & Marketing Director GWM Indonesia saat berada di perakitan GWM di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/6).
Saat ini GWM bersama Inchcape akan mengembangkan area baru dalam kolaborasi stategis. Dalam kemitraan ini akan memasarkan unit yang menggunakan energi terbarukan, artinya kendaraan listrik berbasis baterai, atau hybrid.
"Meskipun sudah lama diperkenalkan dua tahun lalu, hingga saat ini sudah puluhan SPK yang masuk sejak 2023 saat pertama kali diperkenalkan, dan mereka bertahan sampai sekarang. Tunggu saja sedikit lagi kami jual," ujar Martina.
Sebagai informasi Ora merupakan brand mobil Tiongkok di bawah naungan GWM yang berfokus pada kendaraan elektfirikasi, berbeda dengan Haval dan Tank yang sudah dipasarkan di Indonesia.
Martina menambahkan, di area global produk mobil listrik Ora yang bernama Good Cat. Namun kemungkinan akan berubah saat resmi dipasarkan, menyesuaikan kondisi pasar.
Nantinya mobil listrik Ora masuk ke Indonesia akan impor terlebih dahulu. Kemudian dilakukan perakitan di fasilitas pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang, Bogor, seperti yang dilakukan perakitan GWM Haval.
"Ora akan masuk CBU (Completely Built Up) terlebih dahulu sebelum CKD (Completely Knock Down) di Wanaherang," tuturnya.
Sementara di waktu yang sama Ario Hestu Wibisono Engineer Director Assembley Inchcape menambahkan bahwa fasilitas perakitan yang sudah dikembangkan oleh GWM ini nantinya akan digunakan untuk CKD mobil listrik Ora.
Sebagai informasi Ora Good Cat di global hadir dalam beberapa varian. Misalnya di negara Malaysia (tahun 2022), tipe 400 Pro dipasarkan mulai 139,800 ribu ringgit, atau setara Rp487 juta. Sementara untuk tipe 500 Ultra dipasarkan dengan harga mulai 169,800 ribu ringgit, atau Rp592 juta, pada 2022.
Perbedaan harga disebabkan kapasitas baterai yang berpengaruh pada jarak tempuh. Dimana untk tipe Good Cat Pro dibekali baterai 47,8 kWh lihitum-iron phosphate yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 km dalam kondisi penuh.
Sedangkan untuk tipe 500 Ultra yang dibekali baterai lithium terner berdaya 63,1 kWh yang memiliki jarak tempuh 500 km, berdasarkan pengujian NEDC (New European Driving Cycle).
Meski secara kapasitas baterai berbeda, namun dinamo atau motor penggeraknya sama. Good Cat bisa menyemburkan tenaga 143 PS dan torsi 210 Nm. Dengan kecepatan maksimalnya 150 km per jam sedangkan dari kondisi diam ke 100 kpj (km per jam) butuh waktu 7,9 detik. Jadi tunggu aja kehadirannya tahun ini.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
