Transmisi otomatis pada mobil. (Spinny/Sahaj Palla)
JawaPos.com-Masyarakat yang paham tentang otomotif masih sering memperdebatan mengenai transmisi mobil otomatis atau matic konvensional (AT) dengan CVT atau Continuously Variable Transmission. Paling sering adalah adu argumentasi mengenai siapa yang lebih kuat dan bisa memanjak.
Membahas mengenai transmisi mobil ini memang menarik. Ada yang berdebat dengan menjabarkan data teknikal. Tak sedikit pula yang berbasis pengalaman atau sekadar 'katanya-katanya'.
Mengenai transmisi matic AT dan CVT, paling penting adalah tahu dulu perbedaan keduanya.
Pertama adalah transmisi AT, diambil dari singkatan Automatic Transmission. Apa sih artinya? Automatic transmission atau transmisi AT adalah jenis transmisi yang menggunakan sistem hidrolik atau mekanis untuk mengubah gigi secara otomatis.
Sebagian besar mobil di pasar saat ini dilengkapi dengan transmisi otomatis, dan mereka biasanya memiliki empat atau lima percepatan.
Keuntungan utama dari transmisi otomatis adalah mudah digunakan. Tidak perlu mengganti gigi secara manual, jadi mengemudi menjadi lebih mudah dan lebih nyaman.
Sistem otomatis juga mengurangi kemungkinan kerusakan gigi karena penggunaan yang salah, karena sistemnya sudah melakukannya secara otomatis.
Namun, ada juga kekurangan dari automatic transmission.
Karena sistem otomatis memilih gigi yang tepat untuk kecepatan tertentu, terkadang performa mobil tidak sebaik transmisi manual. Selain itu, transmisi dengan sistem otomatis cenderung lebih boros bahan bakar daripada transmisi manual.
Ilustrasi belt CVT mobil. (Suzuki Sumber Baru Mobil)
Sementara CVT adalah jenis transmisi yang menggunakan sabuk baja dan puli untuk mengubah rasio gigi. Ini memberikan pengemudi kemampuan untuk mengatur rasio gigi tanpa batas, yang membuatnya lebih efisien dan halus dibandingkan dengan transmisi otomatis konvensional.
Keuntungan utama dari transmisi CVT adalah efisiensi bahan bakar yang lebih baik, karena dapat menyesuaikan rasio gigi dengan sempurna dengan kecepatan kendaraan. Selain itu, transmisi CVT memberikan pengemudi pengalaman mengemudi yang halus dan nyaman.
Namun, seperti halnya dengan automatic transmission, ada juga kekurangan dari transmisi CVT. Salah satunya adalah kurangnya daya tahan, terutama jika dibandingkan dengan transmisi manual.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
