Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Maret 2025 | 12.30 WIB

Lumayan Seret Tahun Lalu, Isuzu Berharap Penjualan Membaik pada 2025

ILUSTRASI. Mobil pikap rekomendasi yang cocok untuk memulai usaha. (Dealer Isuzu Jakarta) - Image

ILUSTRASI. Mobil pikap rekomendasi yang cocok untuk memulai usaha. (Dealer Isuzu Jakarta)

JawaPos.com - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) melihat 2025 sebagai tantangan tersendiri untuk industri otomotif. Terlebih pada segmen kendaraan niaga. Meskipun mendapatkan tekanan penjualan sepanjang tahun lalu, Isuzu tetap berharap adanya perbaikan pada tahun ini.
 
Hanya saja untuk kembali ke angka sebelum 2024 yang mencapai penjualan di atas 1 juta unit, terasa cukup berat. Terlebih, angka ini sempat turun menjadi 860 ribu unit pada 2024.
 
"Market kita tahu bahwa tahun lalu kita cukup tertekan total otomotif, bukan hanya komersial. Dan tahun ini sebetulnya kami berharap bisa lebih baik," kata President Director PT IAMI Yusak Kristian di Kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (5/3).
 
Adapun tahun ini tambah menantang lantaran terdapat sejumlah regulasi yang baru diselesaikan pada akhir 2024. Hal ini menyebabkan ritme pasar pada Januari masih tertahan.
 
"Jadi awal Januari ini kita belum bisa lari dengan kecepatan penuh, sehingga ada beberapa hari yang kelihatan agak hilang di Januari. Kalau ditanya ya Februari sudah jauh lebih baik daripada Januari. Tapi ya ada Januari yang sempat hilang," ungkap dia.
 
Selain itu, dia menekankan, meskipun secara produk dan strategi Isuzu sudah baik, tetap tidak akan berpengaruh signifikan jika faktor utama seperti pertumbuhan ekonomi tak terlalu bergerak.
 
"Secara produk, secara total package-nya oke. Tapi kalau ekonominya tidak terlalu bergerak, itu juga menjadi faktor yang utama ya buat Isuzu, tapi kita berharap mudah-mudahan total ekosistem mendukung," tutup dia.
 
Sebagai informasi, capaian penjualan mobil sepanjang 2024 tampak menurun. Alhasil, Gaikindo merevisi target penjualan mobil dari awalnya 1,1 juta unit menjadi 850.000 unit pada 2024. 
 
Adapun, pada periode Januari-Oktober 2024, total penjualan mobil secara wholesales tercatat sebesar 710.406 unit atau turun 15 persen year-on-year (YoY) dari periode yang sama pada 2023 yang menyentuh 836.128 unit. Sementara itu, penjualan ritel juga turun 11,5 persen YoY menjadi 730.637 unit pada periode 10 bulan 2024, dibandingkan 825.692 unit pada periode yang sama 2023.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore