
Mitsubishi DST Concept yang muncul di Filipina.
JawaPos.com - Berbagai strategi dilakukan Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menghadapi persaingan dengan gempuran merek otomotif Tiongkok yang masuk Indonesia.
Diantaranya melakukan penguatan kualitas pelayanan hingga purnajual yang diyakini sebagai kunci. Upaya ini dilakukan untuk menjadikan Mitsubishi sebagai merek yang dapat diandalkan di Indonesia.
Direktur Divisi Purnajual PT MMKSI Kazuto Azuma, saat pameran GIIAS 2024 lalu pabrikan mengumumkan komitmen baru yang dinamakan Passion to Care, yang selalu memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik.
"Kompetisi semakin ketat dengan masuknya brand Tiongkok dan Korea Selatan, tidak hanya mereka tapi juga untuk brand Jepang lain, untuk itu kami mewujudkan diferensiasi dengan meningkatkan dan memperkuat kualitas layanan," ujarnya di Cibitung, Jawa Barat, Rabu (30/10).
Langkah strategi ini diwujudkan dengan mendirikan pusat pelatihan dengan nilai investasi Rp 250 miliar di kawasan Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Sekaligus menjadikannya training center Mitsubishi Motors terbesar di Asia Tenggara.
"Memang kami tidak berhubungan langsung dengan konsumen tapi melalui diler, makanya dibuat training center ini, untuk memastikan program Passion to Care, bagaimana passion kami memberikan layanan terbaik untuk konsumen sesuai standar kami," lanjutnya.
Di sisi lain terkait kemunculan Mitsubishi DST Concept yang ada di Philippine International Motor Show (PIMS), Mitsubishi Indonesia belum berbicara pasti. Namun banyak yang menduga bila nantinya Mitsubishi DST Concept akan menjadi versi tujuh penumpang dari XForce, khususnya untuk kawasan Asia Tenggara.
Seperti diketahui Mitsubishi DST desainnya mirip dengan Mitsubishi XForce menjadikan teka-teki apakah model tersebut nantinya akan dibawa ke Indonesia dalam versi produksi.
Terkait hal ini Irwan kuncoro Director of Sales & Marketing PT MMKSI, menegaskan dirinya belum bisa memastikan apakah model tersebut nantinya akan dipasarkan di Indonesia dalam versi produksi.
"Kita sudah tahu DST, tapi nanti ya, pasti kita informasikan. Pastinya kita lihat dulu lah, kita fokus yang disini dulu. Kan yang disana masih konsep (Filipina). Apakah Indonesia akan jadi pasar untuk mendatangkan produk ini atau tidak, kita lihat tahun depan. Kan tahun depan sudah tinggal sebentar lagi," ujarnya.
Sebagai informasi Mitsubishi DST Concept direncanakan akan mulai dipasarkan di negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam antara April 2025 hingga Maret 2026 mendatang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
