
Wuling Cloud EV sedang melakukan pengisian baterai.
JawaPos.com - Binguo EV sebagai salah satu produk mobil listrik andalan Wuling berhasil memberikan kontribusi maksimal pada penjualan brand Tiongkok tersebut di Indonesia.
Bersama dua produk lainnya yakni Air EV dan Cloud EV, jajaran mobil listrik Wuling menjadi penyumbang terbesar penjualan selama periode Januari-Juli 2024.
Public Relations Manager Wuling Motors Brian Gomgom mengatakan penjualan produk kendaraan listrik Wuling mencapai angka 7 ribu unit pada periode tersebut.
“Dari Januari-Juli 2024, Wuling Indonesia sudah mencatat penjualan akumulasi 10 ribu unit, sekitar 7 ribu unit adalah EV ABC stories (Air EV, Binguo EV, dan Cloud EV),” ujar Brian, dalam acara media test drive Binguo EV, di Bogor, belum lama ini.
Brian juga menyampaikan bahwa BinguoEV yang kini memimpin penjualan mobil listrik Wuling di Tanah Air.
“Di antara ketiganya yang menjadi dominan adalah Binguo EV, lalu disusul Cloud EV, dan ketiga Air EV,” urainya.
Lebih detil Brian merinci komposisi penjualan Januari sampai Juli 2024, BinguoEV membukukan penjualan 3.743 unit, Cloud EV 2.097 unit, dan Air EV 1.253 unit.
Untuk mendongkrak penjualan, lanjut Brian, Wuling tidak hanya fokus pada satu model saja, tetapi akan mendorong strategi untuk seluruh lini produknya.
"Strategi akan jalan untuk ke tiga model karena Wuling ABC Stories (Air ev, Binguo EV, dan Cloud EV) itu sedang kami gaungkan terus," tegas Brian.
Brian menyampaikan bahwa preferensi konsumen mobil listrik berpengaruh terhadap performa penjualan model-model kendaraan elektrik Wuling selama semester pertama 2024, membuat Air EV yang sebelumnya mendominasi tergeser oleh Binguo EV.
"Sebenarnya kalau kita lihat terpecah jadinya, ya. Kalau Binguo EV segmennya unik dan beda, fokusnya ke situ. Sementara Air EV itu buat orang yang ingin coba EV entry level," katanya.
Sedangkan target pasar Cloud EV, dia melanjutkan, adalah konsumen yang sudah lebih dewasa ataupun yang sudah memiliki kendaraan lain.
"Kalau Cloud EV itu untuk konsumen yang lebih mature. Bisa jadi dia sudah punya mobil atau mobil listrik, makanya Cloud EV sebagai additional car," pungkasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
