Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Agustus 2024 | 03.30 WIB

Sedang Hunting Calya-Sigra, Begini Kiatnya agar Tak Tertipu Beli yang Bekasi Dipakai Taksi Online

 

Toyota Calya. Rian


 
JawaPos.com - Toyota Calya atau Daihatsu Sigra layak dipinang jadi mobil pertama, mengingat harganya yang murah, namun mobil ini hadir dengan opsi tiga baris kursi. Jadi bisa muat banyak penumpang. Karena itu, nggak heran kalau MPV murah bikinan duet Toyota dan Daihatsu ini banyak dicari para pemilik mobil pertama.
 
 
Harga mobil bekas Toyota Calya dan Daihatsu Sigra juga sudah murah banget. Cek saja sendiri di marketplace atau platform car listing dan jual-beli mobil bekas, harga Toyota Calya dan Daihatsu Sigra ada yang sudah di angka Rp 80 jutaan.
 
Karena murah, nggak heran kalau duet MPV LCGC  itu kerap jadi mobil yang digunakan pemiliknya untuk keperluan armada taksi online. Nah, untuk para calon pembeli mobil bekas Toyota Calya dan Daihatsu Sigra wajib teliti nih, jangan sampai dapat kedua unit mobil tersebut yang bekas taksi online.
 
Alasan kenapa mobil bekas armada taksi sebaiknya tidak dibeli ada banyak. Paling jadi pertimbangan sih kondisinya yang rata-rata sudah babak-belur, kilometer meledak dan record service yang serampangan. Apalagi taksi online, milik perorangan dan bukan perusahaan taksi yang memang komit pada unit yang prima.
 
Dilansir dari Seva, mobil bekas taksi online bisa dikenali dari beberapa ciri-cirinya. 
Dimulai bagian interior, jika mobil bekas pemakaian pribadi otomatis sang pemilik akan rajin merawat serta membersihkannya karena ini berkaitan dengan kenyamanan. 
 
Selain itu, sarung joknya masih terasa lembut, plafonnya bersih, serta bagian setir dan doortrim lapisannya masih tebal dan warna masih terlihat. Sementara kalau bekas taksi online, mobil ini pasti akan dinaiki oleh banyak orang. 
 
Joknya mulai kasar dan keras. Lalu terlihat plafonnya kotor, lapisan setir mulai aus, tipis, pecah-pecah, dan warnanya pudar, senada juga di bagian hand rest doortrim. Hal ini karena mobil tersebut dipakai terus-menerus.
 
Indikasi lainnya adalah aroma, sudah pasti, jika mobil bekas pemakaian pribadi aromanya wangi, terlebih jika pemiliknya tidak merokok. Sedangkan mobil bekas taksi online, aromanya kadang tidak karuan, bisa dari makanan yang dibawa penumpang, pengemudi yang merokok, atau kaca jendela yang sering terbuka.
 
Kemudian eksterior. Bodi mobil adalah hal pertama yang harus dicek ketika beli mobil bekas karena ini yang paling terlihat oleh mata. 
 
Kebanyakan mobil bekas taksi online, apalagi unit Calya dan Sigra, ya bisa dilihat dan ditemui sendiri, rata-rata kondisi bodinya ya begitu adanya. Namanya juga mobil untuk cari duit.
 
Untuk mobil bekas pemakai pribadi, akan terlihat perbaikan bodi di area umum saja. Misalnya di area bumper depan atau belakang. Sementara kalau bekas taksi online, kebanyakan bekas cat hampir bisa ditemui di seluruh bagian bodi.
 
Bagian kaki-kaki atau undercarriage, tentu bagian ini juga terlihat bedanya, bahkan rasanya. Bisa dibilang mobil bekas taksi online adalah mobi yang “capek”, digunakan tiap hari dan sudah menempuh jarak yang jauh.
 
Bebannya pun beragam, dari kosong hingga kelebihan muatan karena jumlah penumpang yang banyak dan barang yang berat. Mobil ini pasti kinerja dan kenyamanan shock breaker-nya sudah berkurang.
 

Daihatsu Sigra generasi pertama, harga bekasnya sudah cocok banget. (OLX).

 
Tidak hanya itu, bisa saja as rodanya sudah mulai aus. Termasuk juga ban yang mulai botak. Tentu, keduanya sudah wajib diganti.
 
Selanjutnya mesin. Bila odometer dapat menipu calon pembeli dengan jarak tempuh yang rendah, tapi kompartemen mesin ini tidak bisa menipu.
 
Mobil bekas pemakai pribadi, biasanya sesuai antara jarak tempuh di odometer dengan keadaan kompartemen mesin. Apalagi bagi yang rajin melakukan servis berkala di bengkel resmi, tidak mungkin bisa pemiliknya melakukan manipulasi pada odometer. 
 
Kompartemen mesinnya pun bersih tidak ada rembesan oli, mesin terawat dan rapi, suaranya halus, sehingga nyaman digunakan. Tapi kalau odometernya kecil namun ruang mesinnya banyak rembesan oli, perlu dicurigai bahwa angka pada km odometer sudah ditest atau dimanipulasi. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore