
PT Isuzu Astra Motor Indonesia juga tak mau ketinggalan akan menampilkan sebuah kendaraan listriknya saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024
JawaPos.com - Di era elektrivikasi PT Isuzu Astra Motor Indonesia juga tak mau ketinggalan akan menampilkan sebuah kendaraan listriknya saat ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024.
Agen pemegang merek Isuzu di Indonesia tersebut bukan membawa D-Max listrik meskipun mobil tersebut sudah diperkenalkan di Jepang dan akan meluncur tahun depan. Model yang akan di pajang di ajang GIIAS nanti adalah Elf electric.
"Kita akan bawa jenis kendaraan listrik Elf, karena Elf listrik di Jepang sudah produksi massal," ujar Manajer Komunikasi Pemasaran PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Puti Annisa Moeloek beberawapa waktu lalu di Bogor [21/5].
Menurut Annisa meskipun sudah di produksi secara massal di Jepang, bila nantinya akan di jual di Indonesia akan ada perubahan spesifikasi karena untuk menyesuaikan pengguna di Indonesia.
"Kalau komersial itu pasti beda, misalnya spesifikasi di Jepang tidak bakal sama di Indonesia. Pasti akan dimodifikasi lagi tergantung kebutuhan dan gaya berkendara di Indonesia," ungkapnya.
Menurutnya selain masalah infrastruktur, salah satu kendala untuk menghadirkan truk listrik di Indonesia adalah soal modifikasi kendaraan. Seperti diketahui di Indonesia, kendaraan komersial banyak di modifikasi sesuai kebutuhan konsumen. Bahkan masih ada masalah over dimensi dan over loading (ODOL).
"Kendaraan Commrcial vehicle yang di Jepang tidak sama dengan Indonesia. Pasti akan dimodifikasi lagi. Kalau di Jepang kan juga tidak ada ODOL," ujar Annisa.
Walaupun demikian Annisa menegaskan bahwa Isuzu serius untuk membawa kendaraan listrik ke Indonesia. Sekaligus ingin membuktikan dalam segmen tersebut Isuzu sudah siap dan telah mempunyai model di global.
"Kita ingin kasih lihat bahwa Isuzu serius. Isuzu punya EV. Tapi kalau mau dikeluarin di Indonesi nanti dulu, tidak semudah itu. Kita mau bertanggung jawab jangan sampai konsumen pakai tidak bisa digunakan lagi," ungkapnya.
Sebagai informasi saat ini Isuzu juga sedang melakukan studi dengan pemerintah, untuk memantapkan tujuan bersama untuk menghadirkan kendaraan komersial ramah lingkungan di Indonesia.
"Kita harus sejalan dengan Pemerintah, jangan kita telah membuat seperti ini tapi pemerintah maunya seperti itu atau lain dengan kita. Saat ini kita sedang mempelajari bersama-sama," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
