
Ilustrasi: Pengaplikasian kaca film harus sesuai dengan kebutuhan.
JawaPos.com - Memasang kaca film pada mobil saat ini sudah menjadi kebutuhan utama, sebab tujuannya adalah untuk menolak panas dan membuat kabin jadi lebih sejuk. Apalagi di negara tropis seperti Indonesia yang cuaca di daerah perkotaan saat ini panasnya minta ampun, khususnya pada siang hari.
Tidak heran jika ada banyak pilihan kaca film beredar di pasaran, mulai dari merek, harga jual serta kualitas yang beraneka ragam. Pertanyaannya, apakah kaca film yang dipilih konsumen benar-benar berkualitas?
Apakah sudah sesuai dengan spesifikasinya? Bagaimana performanya setelah dipakai dalam waktu lama? Ini yang sering salah kaprah. Apalagi untuk ukuran dan tingkat kegelapan yang diaplikasikan.
Terkait hal itu, Linda Widjaja selaku Vice President Director PT V-Kool Indo Lestari menjelaskan, dengan Indonesia dengan iklim tropis dengan cuaca yang cenderung panas, maka pemilihan kaca film yang bisa menolak inframerah mutlak diperlukan.
"Cuaca semakin panas, semakin (pengemudi mobil) memerlukan kaca film yang bagus berkualitas yang bisa menolak inframerah, bukan hanya menggelapkan kaca saja," ujar Linda ditemui JawaPos.com belum lama ini di kantornya di kawasan Kemayoran, Jakarta.
Linda menyebut, pengaplikasian kaca film tidak boleh asal gelap saja. Asal tidak terlihat dari luar, bukan berarti kabin dalamnya sudah sejuk. Gelap bukan berarti tidak kepanasan.
"Jadi bukan hanya sekadar gelap, tempel. Itu sudah tidak bisa menjawab perubahan iklim (di Indonesia) seperti ini," tambah Linda.
Untuk ukurannya, Linda memberikan rekomendasi kepada para pemilik mobil untuk menggunakan kaca film transparan pada bagian kaca depan. Transparan dengan catatan sudah memiliki fitur menolak inframerah tadi.
"Saya sih merekomendasikan untuk amannya kaca depan transparan, yang mana adalah visibilitas transmittance paling sedikit 70 persen yang masuk ke dalam. Yang clear saja," kata Linda.
Baru kemudian, pada area samping, disesuaikan dengan keinginan konsumen atau pemilik mobil. Itupun dengan catatan bahwa kaca film tidak asal gelap dan memiliki kemampuan menolak panas yang baik.
"Kalau untuk kaca samping dan belakang terserah konsumen, kegelapannya yang masuk cahayanya hanya 20 persen, 60 persen juga ada. Rekomendasi kami disesuaikan dengan pengemudi mobil, kalau ada masalah pada matanya misalnya katarak, mata minus atau plus, kami sarankan yang aman saja," tutup Linda.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
