![Mobil listrik Wuling dan MG menggunakan kaca film ICE-1 sebagai kaca film OEM-nya. [Foto: Agfi] - Image](https://cdn-assets.jawapos.com/images/1/2024/01/18/Kaca-Filem-Ice-591335821.jpg)
Mobil listrik Wuling dan MG menggunakan kaca film ICE-1 sebagai kaca film OEM-nya. [Foto: Agfi]
JawaPos.com - Mobil listrik memiliki komponen yang berbeda dengan mobil bensin. Tentu saja, perbedaan utamanya terletak pada jantung penggeraknya yakni mobil listrik menggunakan tenaga baterai.
Maka, sumber tenaga berupa baterai tersebut harus dijaga dengan baik. Termasuk saat ingin mengaplikasikan kaca fim pada mobil listrik.
Prosedur standar pengaplikasian kaca film biasanya akan dibantu dengan air. Perlu ekstra hati-hati saat mengaplikasikan agar air tidak masuk ke sela-sela bodi mobil dan kemudian mengenai baterai.
Mengenai topik ini, Andi Setiawan, Presiden Direktur PT Global Auto International yang merupakan distributor kaca film ICE-u memberikan beberapa tips kaca film untuk mobil listrik.
1. Cairan tidak boleh masuk ke dalam bodi mobil
Andi mengatakan bahwa saat melakukan pemasangan, teknisi harus menggunakan alat tambahan agar air tidak masuk ke sela kaca. Bila hal ini terjadi, bisa menimbulkan kerusakan pada baterai.
"Ada kasus pengaplikasiannya salah, jadi ada air yang masuk ke baterai dan membuat kerusakan. Jadi caranya salah saat pemasangan," ujar Andi.
Kesalahan kecil berupa air yang masuk ke dalam bodi mobil bisa mendatangkan masalah yang lebih serius. Menurut Andi, mobil listrik yang kemaskan air tersebut mengalami kerusakan sampai pada bagian transmisi.
"Bila ada air yang masuk ke dalam bagian baterai, sudah pasti bisa menimbukan masalah. Jadi ketika melakukan pemasangan, jangan asal, ada hal yang harus diperhatikan," ungkapnya.
2. Penyedia jasa pemasangan sebaiknya yang bersertifikasi
Lebih lanjut Andi menyebut penyedia jasa pemasangan kaca film harus memiliki sertifikasi khusus untuk mencegah terjadi kegagalan mutu produk. Dengan begitu, diharapkan bisa menghasilkan produk yang baik untuk pelanggan.
”Kami sendiri menggunakan ISO 9001:2015 sehingga semua bisnis proses dapat berjalan sebagaimana mestinya, peningkatan-peningkatan juga menjadi lebih mudah dilakukan dan dapat direkam dengan baik, sehingga perbaikan dapat selalu ditingkatkan,” ujarnya.
3. Ttingkat kecerahan dipilih sesuai kebutuhan
Andi mengatakan spesifikasi kaca film dengan mobil bensin dan mobil listrik tidak ada perbedaan. Pada sisi kiri-kanan, samping belakang punya tingkat kegelapan 60 persen dan pada area depan 20 persen.
Mobil listrik Wuling Binguo EV, MG 4 EV dan MG ZS EV menjadi beberapa contoh mobil listrik yang menggunakan kaca film OEM ICE-u.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
