
Photo
JawaPos.com - Hingga sekarang banyak yang melakukan kebiasaan menggeser tuas persneling ke posisi gigi masuk (posisi angka 1) saat parkir di tanjakan atau turunan kerap dilakukan. Alasannya ketakutan rem parkir belum cukup maksimal membuat mobil dalam posisi diam.
Namun kebiasaan ini ternyata salah, hal tersebut dapat merusak mesin mobil. Anggapan memasukkan gigi satu ketika mesin mati dianggap menjadi solusi dari pada mobil meluncur bebas.
Dengan cara ini (memasukkan gigi satu) sama saja memaksa mesin mobil untuk menopang bobot kendaraan. Karena antara transmisi dan mesin masih berhubungan meskipun dalam kondisi mati. Ini artinya mesin yang menahan.
Sebaiknya ketika gigi masuk dalam posisi 1 ada banyak komponen yang berhubungan antara mesin dan transmisi, meskipun mesin dalam keadaan mati.
Ini akan menyebabkan pelat kopling akan cepat rusak jika Anda terus memarkir di gigi satu ketika mesin mati. Pelat kopling ini menurutnya akan lebih cepat aus dari usia pakai semestinya.
Dari pada mengunci roda menggunakan transmisi, lebih baik mengganjal ban dengan batu atau balok ketika parkir ditanjakan lebih efektif. Cara ini juga tidak menyebabkan kerusakan pada komponen inti mobil kesayangan Anda.
Didi menyarankan agar pengemudi mengganjal roda-roda mobil dengan sejumlah media misalnya batu atau kayu balok. Media tersebut akan membantu menahan bobot kendaraan di tanjakan saat rem parkir tidak terlalu pakem.
Sangat disarankan hal ini tidak dilakukan, karena juga tak jarang ketika selesai parkir, posisi transmisi masih pada posisi satu berpotensi membahayakan keselamatan. Pengemudi terkadang lupa menyalakan mesin tanpa menginjak kopling, ini akan menyebabkan mobil "loncat' bisa juga menabrak depannya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
