
Photo
JawaPos.com - Mazda mengungkapkan paten yang baru diterbitkan di Jepang. Paten tersebut mengindikasikan kembalinya mesin rotari. Dokumen menggambarkan powertrain dengan mesin pembakaran yang dipasang di depan dengan bantuan motor listrik memutar roda belakang.
Dilansir dari Motor1, Selasa (21/4) bagian depan akan menggendong motor listrik di setiap roda dengan sistem kapasitor yang menjalankannya. Hasilnya adalah kendaraan penggerak semua roda listrik yang diyakini Mazda dapat menghemat berat dibandingkan metode lain.
Teknologi yang dijelaskan Mazda menggunakan baterai lithium-ion 3,5 kilowatt-jam yang relatif kecil yang beroperasi pada daya 48 volt. Bisa berjalan dengan kapasitas kecil karena sistem kapasitor yang ada di bawah kap mesin pembakaran.
Sistem mengisi daya menggunakan pengereman regeneratif, ketika tegangan antara terminal kapasitor mencapai tingkat tertentu maka muatan masuk ke baterai. Atau, jika pengemudi membutuhkan akselerasi, dan kapasitor tidak memiliki energi yang cukup untuk menyalakan motor di-roda, maka baterai dapat memasok daya.
Photo
Ilustrasi: Paten Mazda terkait mesin rotari dipadukan dengan teknologi hybrid dan penggerak AWD. (Japan Patent Office)
Seperti yang dijelaskan oleh paten Mazda, penghematan berat juga berasal dari kapasitor yang lebih ringan dibanding baterai untuk memberi daya pada motor roda. Plus kabel tegangan tinggi hanya perlu dijalankan dari motor di roda depan ke kapasitor yang ada di bawah kap.
Lantaran lebih sedikit kabel, beratnya lebih rendah. Saat berangkat dan selama mengemudi dalam kecepatan rendah, mesin pembakaran dan motor listrik menggerakkan roda belakang.
Motor pada roda menghasilkan output hanya ketika output besar diperlukan dalam rentang kecepatan kendaraan yang tinggi seperti dalam paten. Perlu dicatat bahwa dokumen paten menjelaskan cara mencapai tata letak dengan mesin rotari, inline, atau V-konfigurasi. Namun, dokumen mencatat bahwa rotari sangat berguna untuk sistem ini karena dimensinya yang lebih ringkas.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=U2KI2bruNO0
https://www.youtube.com/watch?v=3tMXpNKOvdA
https://www.youtube.com/watch?v=Jj7QD7VY7q0

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
