
Photo
JawaPos.com - Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen merilis edisi terakhir VW Beetle dari pabrik di Puebla, Meksiko. Di Indonesia kendaraan itu populer dengan sebutan VW kodok. Edisi terakhir VW kodok ini menyusul VW Combi yang sudah lebih dulu menemui ajalnya.
Dilansir JawaPos.com dari RTE, Jumat (12/7), mobil tersebut meluncur dari jalur produksi di pusat kota Meksiko, tempat terakhir kalinya yang pertama diproduksi pada akhir 1930-an. Sebanyak 65 Beetle Final Edition akan dijual melalui internet dengan harga dasar USD 21 ribu atau setara dengan Rp 297 jutaan dan dapat dipesan dengan uang muka USD 1.000 atau sekitar Rp 14 jutaan.
Setiap kendaraan memiliki plakat pengingat di sisi kirinya dengan tanda nomor 1 hingga 65. VW Beetle Final Edition tersedia dalam pilihan warna biru metalik, hitam, putih, dan krem.
Menandai akhir dari perjalanan VW Beetle, lusinan pekerja pabrik datang sejak pagi hari untuk memberikan sentuhan akhir pada mobil setelah tujuh jam pengerjaan. Para karyawan mengenakan mantel kuning cerah bertuliskan 'Terima kasih Beetle'.
Photo
Gracias. Bye-bye Beetle.. (RTE)
Sejarah kendaraan bermula dari era Nazi. Pada 1937, Ferdinand Porsche dengan dukungan Adolf Hitler membentuk Volkswagenwerk yang dikelola negara, atau 'Perusahaan Mobil Rakyat' kala itu.
Setelah perang, negara-negara sekutu akhirnya menjadikan Volkswagen prioritas sebagai upaya menghidupkan kembali industri otomotif Jerman. Agen periklanan Doyle Dane Bernbach pada 1959 mulai memperkenalkan bentuk kecil kendaraan sebagai keuntungan bagi konsumen.
Mobil mencapai popularitasnya berkat film Disney 1968 berjudul The Love Bug. Film yang berkisah tentang Volkswagen balap. Sementara itu, Yun Andy Warhol menampilkan Beetle di sampul Abbey Road, dalam album terakhir yang direkam oleh band Inggris the Beatles.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
