Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Maret 2018 | 19.12 WIB

Ingin Menjejali Motor Standar Dengan Knalpot Racing? Baca Dulu Ini

Ilustrasi knalpot racing - Image

Ilustrasi knalpot racing

JawaPos.com –  Merombak atau memodifikasi motor bisa memberi sensasi tersendiri. Selain bisa menjadi salah satu cara mengekspresikan diri, modifikasi juga bertujuan mendongkrak performa kendaraan. Namun tak jarang pula yang hanya sekadar ikut-ikutan. Tanpa mengetahui fungsi dan perhitungan yang menjadi latar belakang. 


Salah satu contoh modifikasi yang kerap dilakukan yaitu mengganti knalpot standar dengan knalpot racing. Dalam kondisi dan kebutuhan khsus, mengganti knalpot standar dengan knalpot racing bisa dibenarkan. Namun untuk keperluan harian, apakah modifikasi seperti itu bisa dibenarkan?


Service Advisor bengkel Harapan Motor 1 Depok, Setiawan Wibowo mengatakan, pemasangan knalpot racing untuk motor standar hanya sedikit memberikan dampak positif. "Sebenarnya dari sisi peningkatan hanya sedikit, di akselerasi motornya saja. Kenapa saya bilang sedikit? Karena di setiap knalpot itu ada perhitungannya atau ukurannya," katanya, Sabtu (10/3).


Setiawan menambahkan, pemakaian knalpot racing untuk motor standar tidak direkomendasikan. Sebab semua komponen sepeda motor sudah telah disesuaikan. Diukur dengan porsi dan ukuran yang tepat melalui proses penelitian yang tak sebentar. Salah satunya yaitu proporsi antara mesin dan knalpotnya. 


"Betul, dikarenakan mesin standar dari sebuah motor itu spesifikasinya sudah di desain agar sesuai knalpot standar atau knalpot bawaannya. Hal ini untuk akselerasi dan ketahanan motor tersebut," imbuhnya.


Ia juga menjelaskan, pemasangan knalpot racing untuk motor bermesin standar justru akan mengakibatkan dampak negatif pada kendaraan. "Dampak negatifnya ada, yaitu tenaga dibagian motornya akan drop. Drop itu maksudnya akselerasi akan menurun. Kalau dipaksakan, ketahanan atau durabilitinya mesinnya juga akan down. Misalnya, dari pemakaian menggunakan knalpot standar, ketahanan mesin motor bisa bertahan 3 sampai 5 tahun. Kalau memakai knalpot racing, ketahanan mesin motor akan lebih singkat," tutupnya.

Editor: Teguh Jiwa Brata
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore